Rabu, 10 Juni 2026

Pemilihan Gubernur DKI

Misteri Dua Hari Rapat SBY

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar rapat kabinet terbatas tentang Pemilukada DKI di istana.

Tayang:
Editor: Rachmat Hidayat

Ditegaskan Sumarno, untuk memilih besok pemilih cukup membawa kartu undangan yang telah disebar petugas. "Biasanya kan KTP kan sudah melekat di orangnya. KTP itu perlu kalau petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) tidak mengenali pemilih tersebut," lanjut Sumarni.

Data DPT per wilayah di Jakarta Kepulauan Seribu ada 16.367 pemilih yang akan mencoblos di 42 TPS. DI Jakarta Pusat ada 789.484 jumlah pemilih dengan 1.713 TPS. Kemudian di Jakarta Utara tersedia 2.584 TPS untuk 1.168.988 jumlah pemilih.

Di Jakarta Barat tersedia 3.331 TPS untuk menampung 1.510.159 pemilih, 1.512.913 warga Jakarta Selatan akan memilih di 4.162 TPS, dan di Jakarta Timur 1.999.040 pemilih di 4.162 TPS.

Secara kesemuaan, jumlah 6.996.951 orang dengan perincian 3.561.222 laki-laki dan 3.435.729 perempuan. Jumlah TPS 15.059.

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen Untung S Rajab meminta semua masyarakat agar menggunakan hak pilihnya tanpa adanya ancaman untuk memilih. "Pesan Kapolda tidak boleh ada ancaman untuk memilih dalam Pilkada putaran kedua," kata juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto.

Menurut Rikwanto, jika masyarakat ada yang merasa diancam untuk memilih pasangan tertentu, agar segara melapor ke kepolisian terdekat. "Kalau ada segera laporkan," ujarnya.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved