Penembakan di Cidodol
Suami Korban Penembakan di Cidodol Diperiksa Polisi
Polisi memanggil suami Liong Lenny Erwati, Harjo Budiarta untuk dimintai keterangan terkait penembakan yang menewaskan Lenny
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi memanggil suami Liong Lenny Erwati, Harjo Budiarta untuk dimintai keterangan terkait penembakan yang menewaskan Lenny di Jl Raya Cidodol, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2012) lalu.
"Untuk penembakan di Cidodol, korban (Harjo) baru hari ini memiliki kesempatan memberikan keterangan karena dia masih mengurus pemakaman istrinya. Saat ini baru datang untuk dibuatkan BAP," ujar Kasat Reskrim Polresta Jakarta Selatan AKBP Hermawan, Selasa (30/10/2012).
Dengan tambahan satu saksi dari pihak korban, sampai saat ini sudah empat orang saksi yang diperiksa terkait penembakan brutal di Cidodol tersebut.
"Sudah empat saksi diperiksa, tiga saksi lainnya adalah saksi yang ada di TKP," imbuh Hermawan.
Sejauh ini, kata Hermawan, pihaknya belum mengetahui apa motif yang melatarbelakangi terjadinya penembakan tersebut.
Diharapkan, pemeriksaan terhadap saksi korban dapat memberikan keterangan maupun petunjuk yang bisa membantu proses pengungkapan kasus ini.
"Korban kan baru diperiksa, jadi kita belum tahu motifnya apa. Dari saksi yang lain hanya dapat keterangan kejadian pada saat penembekan," tandas Hermawan.
Seperti diketahui, Liong Lenny Erwati tewas ditembak saat bersama suaminya dalam perjalanan pulang ke rumah dari tempat usaha saat melintas dengan mobil boks Mitsubishi berwarna hitam di Jalan Cidodol Raya sekitar pukul 20.00 WIB, Selasa (23/10/2012) lalu.