Istana SBY Tenggelam
Ini Penerawangan Ki Joko Bodo Soal Banjir di Istana
Banjir yang menggenangi bangunan yang menjadi simbol negara Indonesia, yaitu Istana Presiden, jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banjir menggenangi Istana Kepresidenan mendapat perhatian khusus Paranormal Ki Joko Bodo. Sebabnya, istana merupakan simbol atas keberadaan negara Indonesia. Apalagi, banjir yang kini memasuki Istana sudah mencapai betis orang dewasa.
Bagi, Ki Joko Bodo banjir tersebut sebagai penanda alam untuk mengingatkan pemerintahan SBY-Boediono terhadap penderitaan rakyat Indonesia selama ini.
"Dalam keadaan rakyat yang serba susah, banyak yang tidak makan, ini sebagai peringatan bagi penguasa untuk memperhatikan rakyatnya," ujar paranormal, Ki Joko Bodo, ketika dihubungi oleh Tribunnews.com.
Menurutnya, air yang mengenangi Istana merupakan representasi dari air mata rakyat Indonesia, dalam penderitaan mereka hidup di Indonesia. "Rakyat ada yang enggak makan dan ke kebanjiran. Ini peringatan, jika Istana seperti itu gimana rakyatnya," katanya.
Seperti diketahui, Beberapa bagian Istana Negara terendam banjir setinggi sekitar 30 centimeter (cm), Kamis (17/1/2013) pagi. Hal itu dikonfirmasi oleh jurubicara Kepresidenan Julian A Pasha.
Dijelaskan,Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat meninjau lokasi-lokasi di kompleks Istana Negara yang terendam banjir.
"Tadi Bapak Presiden meninjau beberapa titik yang terendam cukup tinggi sekitar 30cm di sekitar Wisma Negara, yang berada di tengah Istana Merdeka dan Istana Negara," menurutnya.
Namun sekarang, menurutnya banjir yang merendam kompleks Istana telah surut.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dikumpulkan Tribunnews.com, jalanan di sekitar Istana Negara dan Kantor Sekretariat Negara di Jalan Medan Merdeka sudah terendam banjir. Banjir telah mencapai di atas lutut orang dewasa.