Sabtu, 24 Januari 2026

Banjir Dahsyat Jakarta

Jupri Rela Mengungsi Agar Terhindar dari Penyakit

Jupri (57), warga Kampung Pulo, mulai merasa pening. Di sela-sela jari kakinya juga terlihat membengkak. Kakinya mulai terkena kutu air.

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jupri (57), warga Kampung Pulo, mulai merasa pening. Di sela-sela jari kakinya juga terlihat membengkak. Kakinya mulai terkena kutu air.

Jupri pun akhirnya berkonsultasi ke posko kesehatan yang disediakan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Jalan Jatinegara Timur, Jakarta Timur.

"Saya mulai pusing pak. Jari kaki saya juga mulai gatal-gatal," ujar Jupri ketika ditanya keluhannya oleh petugas PPNI.

Setelah diperiksa sebentar, Jupri akhirnya diberikan obat berikut petunjuk penggunaannya.

"Alhamdulilah. Pemerintah cepat reaksinya. Langsung evakuasi juga," ujar ayah tiga anak tersebut kepada Tribunnews.com, Sabtu (19/1/2013).

Jupri mengatakan rela mengungsi karena mempertimbangkan keselamatannya.

Menurutnya, berbahaya menunggui rumahnya saat banjir karena penyakit bisa mengancam jiwanya. Sementara untuk harta, kata Jupri, tidak mempersoalkannya.

"Siapa yang mau mengambil tivi saya. Tivi saya murah. Biarin lah," ujar.

Jupri pun mengungsi beserta istri kedua anak dan cucunya. Sementara anak perempuannya tinggal di Kalibata, Jakarta Selatan.

"Banjir gini biasanya banyak lumpur. Nanti dua tiga hari baru didorong (dibersihkan)," ujarnya.

Sumber: TribunJakarta
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved