Korban Mutilasi di Tol
Tini Mutilasi: Saya Membalas Budi Baik Bang Benget
Setelah menahan Benget Situmorang (36) dan Tini (39), Polres Jakarta Timur kini tengah mendalami kaitan hubungan Tini dengan Benget.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah menahan Benget Situmorang (36) dan Tini (39), Polres Jakarta Timur kini tengah mendalami kaitan hubungan Tini dengan Benget. Tini diduga membantu memutilasi dan membuang tubuh Darna, istri Benget.
Sampai saat ini Tini dan Benget masih mengaku sebagai rekan kerja, bukanlah sebagai pasangan kekasih gelap.
"Kami masih mendalami itu," kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Mulyadi Kaharni, di kantornya, Jumat (8/3/2013).
Lebih lanjut Mulyadi mengatakan sampai saat ini pihaknya masih menfokuskan, pengungkapan kasus pembunuhan.
"Tapi kami masih fokus pada pengungkapan pembunuhan ini dengan melengkapi bukti-bukti," lanjutnya.
Sementara itu Tini yang juga menjadi tersangka pembunuhan Darna mengatakan, bahwa dirinya hanya membalas budi pelaku karena telah mendidiknya.
"Saya juga punya balas budi, karena abang (Benget) itu sudah mendidik saya walapun keras juga membantu saya," tutur Tini.
Lebih lanjut saat disinggung rumour di lingkungan warung soto Lamongan milik Benget, yang mengatakan tetangga sering melihat Benget dengan Tini sering tinggal satu atap, dan bermesraan, Tini mengatakan kalau tetangga disekitarnya sirik atas keberhasilan usahanya.
"Jangan percaya tetangga melihat ketika maju," ujar Tini dengan nada emosi.
Ia mengaku dirinya sangat menghormati pelaku seperti kakaknya, meski saat itu dia menyadari Benget telah membunuh istrinya. "Saya kaget, kasihan, deg-degan. Tapi saya masih hormati abang. Saya sudah anggap abang sebagai kakak sendiri," katanya.