Rabu, 10 Juni 2026

Korban Mutilasi di Tol

Sebelum Dibunuh, Tuti Minum Tuak Bersama Benget Hingga Mabuk

Benget Situmorang (36) pelaku mutilasi terhadap pasangan kumpul kebonya Darna Sri Astuti alias Tuti (33)

Tayang:
Editor: Widiyabuana Slay

Laporan Wartawan Warta Kota, Budi Sam Law Malau

TRIBUNNEWS.COM - Benget Situmorang (36) pelaku mutilasi terhadap pasangan kumpul kebonya Darna Sri Astuti alias Tuti (33), ternyata mengaku sempat mabuk bersama dengan Tuti, sebelum Benget menghabisi nyawa Tuti.

Pengakuan Benget itu diungkapkan kepada penyidik dan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan. Benget mengaku ia minum tuak bersama Tuti di dalam kamar di rumah mereka, di Jalan Raya Bungur, RT 11 RW 06, No 11, Kelurahan Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur pada Kamis (28/2/2013). Setelah mereka mabuk, Benget memukul kepala dan kaki Tuti dengan tongkat.

"Iya, pengakuan tersangka kepada penyidik seperti itu," kata Djarot Widodo, kuasa hukum yang ditunjuk polisi mendampingi Benget kepada Warta Kota, Minggu (10/2/2013).

Menurut Djarot, Benget menyiksa Tuti selama tiga hari sebelum akhirnya Tuti diketahui Benget meninggal dunia,Senin (4/3/2012). Motif penyiksaan Benget secara sadis pada Tuti, karena Benget menuduh Tuti berselingkuh. "Saat pelaku mengetahui korban meninggal, pelaku memutilasinya, pada Senin itu," kata Djarot.

Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Mulyadi Kaharni yang dihubungi Minggu membenarkan hal itu. Menurutnya dari pengakuan tersangka yakni Benget, ia memang sering minum tuak bersama dengan pasangan kumpul kebonya Tuti.

Hal ini dikuatkan oleh kesaksian Tini, pembantu rumah tangga di rumah Benget yang juga membantu Benget berjualan soto di depan rumahnya. Bahkan Tini dan Benget diketahui menjalin hubungan asmara tanpa sepengetahuan Tuti.

METROPOLITAN POPULER

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved