Selasa, 9 Juni 2026

Pegawai Kemenhan Dihipnotis, Uang dan BlackBerry Raib

Vendra Rachmadi (38), pegawai negeri sipil (PNS) yang berdinas di Kementerian Pertahanan, dihipnotis seorang lelaki muda tak

Tayang:
Editor: Johnson Simanjuntak

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Gopis Simatupang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Vendra Rachmadi (38), pegawai negeri sipil (PNS) yang berdinas di Kementerian Pertahanan, dihipnotis seorang lelaki muda tak dikenal di pusat perbelanjaan Plaza Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/3/2013) sore.

Akibat kejadian itu, Vendra kehilangan ponsel BlackBerry 9790 (Onyx) seharga Rp 5,2 juta beserta uang Rp 400.000 yang lenyap dari dompetnya. Pascakejadian, warga Jalan Mohammad Kahfi I, Jagakarsa, Jakarta Selatan, itu langsung melaporkannya ke Polsektro Kebayoran Baru.

Ajun Komisaris Heru Ruspiandi, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) 2 Polsektro Kebayoran Baru, mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Unit Reserse Kriminal.

"Korban sudah melapor dan sudah ditindaklanjuti oleh petugas," bilang Heru kepada wartawan, Kamis (14/3/2013) sore.

Ditemui di kawasan Kebayoran Baru, sore tadi, Vendra mengatakan bahwa peristiwa yang dialaminya terjadi sekira pukul 15.00. Kejadian bermula saat ia tengah minum kopi di sebuah cafe di lantai lima Plaza Blok M.

"Tiba-tiba dia (pelaku--Red) muncul dan langsung nawarin (ponsel) BlackBerry Gemini ke saya. Katanya dia lagi butuh uang. Tetapi karena saya nggak berminat, ya saya nggak nanya harga," cerita Vendra.

Setelah beberapa kali penawarannya ditolak Vendra, pelaku yang diperkirakan masih berusia di bawah 20 tahun itu lalu meminta izin untuk duduk di sebelah Vendra.

"Setelah dia duduk di sebelah saya, dia malah nawarin bikin tato di tangan saya. Tapi saya nggak mau," terang Vendra.

Setelah penolakan dibuatkan tato itu, Vendra mengaku langsung merasa ngantuk. Selanjutnya, ia tidak ingat apa-apa lagi. "Saya nggak tahu apa-apa. Tiba-tiba dibangunin sama waiter restoran. Pas saya periksa, hand phone saya sudah nggak ada. Setelah periksa dompet, uang saya Rp 400.000 juga hilang," ucap dia.

Sadar telah menjadi korban hipnotis, Vendra pun langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsektro Kebayoran Baru. Malam harinya, ia iseng membuka Facebook. Rupanya, dia menemukan gambar seseorang yang ia yakini merupakan pelaku yang menghipnotis dirinya.

"Akun Facebook-nya Perjaka Dekil, nggak ada nama asli. Tetapi saya yakin itu dia pelakunya, karena saya ngobrol sama dia lumayan lama," kata Vendra. Dalam laporan lanjutan, Vendra pun menyertakan foto terduga pelaku itu ke Polsektro Kebayoran Baru.

Klik:


Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved