Kamis, 11 Juni 2026

Anggota Geng Motor Beraninya Keroyokan

Keberadaan geng motor sudah ada sejak dulu. Mereka berkelompok dengan sesama pengguna motor.

Tayang:
Penulis: Agustina Rasyida
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keberadaan geng motor sudah ada sejak dulu. Mereka berkelompok dengan sesama pengguna motor. Mereka juga neraninya main keroyokan.

Bahkan belakangan ini, perilaku mereka meresahkan masyarakat. Seperti mengganggu pengguna kendaraan lain, tawuran, hingga bertindak kriminal.

Menurut dr. Nova Riyanti Yusuf, SpKj, geng motor berani bertindak seperti itu karena ada masalah dalam dirinya sendiri. Sehingga ia mencari jalan keluar untuk mengatasi masalahnya.

"Ada problem dari diri sendiri, seperti low self esteem, rendah diri, jiwa bertualang tapi tertahan, jadi mencari (kompensasi) di luar itu," ujar Nova.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI itu juga mengatakan kalau anggota gank motor itu jalan sendiri, ia tak akan berani mengganggu orang lain atau kelompok lain. Ia hanya berani kalau berkelompok atau bersama gank-nya.

"Karena dia ada penguatan dari kelompok, atribut-atribut yang mereka pakai menjadikan dia lebih percaya diri," tambahnya.

Jika anak hanya hobi sepeda motor, ia akan ngulik tentang sepeda motor tersebut dan muncul hal positif. Di sisi lain, dr. Edduwar Idul Riyadi, SpKj, Ditjen Bina Upaya Kesehatan, Kementerian Kesehatan, mengatakan pentingnya pendidikan kepribadian sejak dini. Pendidikan ini berawal dari keluarga. Caranya mengapresiasi kegiatan anak, mendorong anak tampil di depan umum, berinteraksi dan berbagi dengan teman sebaya, hingga saling terbuka dengan anggota keluarga lain, seperti menceritakan apa yang dialaminya, kesulitan yang dihadapi, dan lainnya.

Tags
geng motor
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved