Selasa, 9 Juni 2026

Kenaikan Harga BBM

IPW Kecam Pemblokiran Jl Diponegoro oleh Mahasiswa

Unjuk rasa menolak penaikkan harga BBM yang dilakukan mahasiswa dalam tiga hari belakangan ini di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat dikecam IPW

Tayang:
Editor: Gusti Sawabi

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo

Tribunnews.com, Jakarta - Unjuk rasa menolak penaikkan harga BBM yang dilakukan mahasiswa dalam tiga hari belakangan ini di Jalan Diponegoro,  Jakarta Pusat mendapat kecaman dari Indonesia Police Watch (IPW). Pasalnya, tindakan para mahasiswa menutup jalan dan membuat jalan menjadi macet.

"Para mahasiswa harus ingat,  mereka adalah agen perubahan, bukan preman jalanan. Jika mereka bertindak semena-mena kepada pengendara yang melintas, bukan mustahil mahasiswa akan dimusuhi masyarakat," kata
Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane dalam pesan singkatnya, Kamis (20/6).

Neta menjelaskan bahwa Jalan Diponegoro merupakan jalan yang sangat strategis dan vital, pada jalan itu terdapat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Dalam kondisi apapun, bahkan dalam kondisi perang sekalipun, akses jalan menuju rumah sakit tidak boleh ditutup.

"Tindakan menutup akses jalanan ke rumah sakit adalah tindakan biadap yang tidak berprikemanusiaan," kata Neta

Perlu diketahui, para mahasiswa dari sejumlah universitas seperti Universitas Bung Karno dan Universitas Kristen Indonesia yang berada di sekitar Jalan Diponegoro melakukan aksi unjuk rasa dengan menutup jalan, membakar ban dan bahkan berhujung bentrokan dengan kepolisian sejak pemerintah menetapkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada Senin.(M17)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved