November, Tarif Parkir Bakal Naik

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menegaskan, tarif parkir DKI yang dikabarkan akan naik empat kali lipat, tidak akan naik dalam waktu dekat

November, Tarif Parkir Bakal Naik
SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR
Pekerja memasang papan pengumuman resmi tarif parkir yang baru untuk kawasan Kota Banda Aceh di seputaran Jalan Diponegoro, Rabu (27/3/2013). Berdasarkan Qanun Kota Banda Aceh No 04 Tahun 2012, ditetapkan tarif parkir di tepi jalan umum untuk roda dua dan tiga Rp 1.000, roda empat Rp 2.000, dan roda enam Rp 6.000. SERAMBI/M ANSHAR

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menegaskan, tarif parkir DKI yang dikabarkan akan naik empat kali lipat, tidak akan naik dalam waktu dekat. Pasalnya fasilitas dan infrastruktur yang ada belum memadai.

"Enggak, masih dalam proses. Kami mengajukan itu biar nanti ada pembatasan (kendaraan). Masih dalam proses," kata Pria asal Solo ini saat ditemui di Balaikota Jakarta, Rabu (10/7).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Jokowi ini menjelaskan, kenaikan tarif parkir ini masih menunggu sarana transportasi yang memadai.

"Armada TransJakarta baru ada November mendatang. Nanti kalau armada sudah datang baru bisa kita bahas. Kira-kira rancangan kenaikan parkir nanti ya November itu," katanya.

Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta mengajukan rancangan kenaikan tarif parkir hingga empat kali lipat. Kepastian mengenai usulan ini tertuang dalam Surat Gubernur DKI Jakarta Nomor 850/-1.811.4 tertanggal 4 Juli 2013.

Dalam surat yang ditujukan Ketua DPRD DKI itu menyebutkan kenaikan tarif parkir sebagai turunan dari Perda No 5 Tahun 2012 tentang Perparkiran. Selain untuk mengurangi kemacetan, usulan ini juga untuk mendorong parkir di dalam gedung.(Wisnu Nugroho)

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved