Breaking News:

Dinilai Aneh Sikap Jokowi Tidak Lapor Korupsi Busway

Kasus bus berkarat sejak awal saya yang melaporkan karena saya sudah berkali-kali mendesak agar gubernur melaporkan ke KPK.

Warta Kota/Nur Ichsan
Sebuah Bus TransJakarta gandeng, mogok. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Warga Kota (Fakta) mengaku aneh melihat sikap Gubernur DKI Jakarta yang tidak pro aktif dalam menangani dugaan kasus penyimpangan bus bekas Transjakarta dari Cina. Sikap Jokowi yang hanya menunggu laporan dari inspektorat pengawasan daerah atau Irwasda menurutnya berbanding terbalik dengan sikap Jokowi yang aktif melaporkan pemberian gitar dari Band Cadas Metalica dari Amerika Serikat.

“Kasus bus berkarat sejak awal saya yang melaporkan karena saya sudah berkali-kali mendesak agar gubernur melaporkan ke KPK tapi tidak ada dijalankan. Sekarang KPK sudah menangani berbagai bukti yang telah saya berikan.Saya juga tidak tahu kenapa Jokowi tergantung pada laporan inspektorat atas kasus ini, padahal untuk pemberitan gitar dari Metalica dia langsung melaporkannya,” ujar Azas Tigor ketika dihubungi wartawan, Rabu (12/3/2014).

Sekarang ini masyarakat menunggu ketegasan sikap Jokowi karena dari fakta yang ada busway dari Cina itu sebenarnya harganya hanya sekitar Rp 1 miliar dan bukan Rp 3,4 miliar.

”Saya harap dengan fakta ini KPK bisa segera serius menangani kasus ini. Buktinya sudah jelas kok.Jokowi pun seharusnya bisa mendorong kasus ini agar bisa dituntaskan kalau memang dirinya tidak terlibat,” ujarnya.

Ditanyakan mengenai adanya dugaan fund rising oleh Jokowi untuk maju sebagai calon presiden pada pemilu presiden 2014 ini, Azas Tigor tidak mau berspekulasi.”Saya tidak tahu dan tidak punya kompentensi untuk menilai adanya upaya fund rising..Yang saya lakukan hanya melaporkan ke KPK hanya melaporkan data yang saya miliki,” katanya.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved