Pemilu 2014
Takut Jadi Sasaran Rusuh, Toko-toko di Glodok Tutup Lebih Awal
Pertokoan ini biasa tutup sekitar pukul 18.00 WIB.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Wahyu Tri Laksono
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah pertokoan yang ada di kawasan Glodok tutup satu jam lebih awal dari biasanya. Pertokoan ini biasa tutup sekitar pukul 18.00 WIB, tetapi pada Selasa (22/7/2014) sejumlah toko tutup jam 16.30 WIB.
Pantauan di lokasi, tampak sejumlah pertokoan dekat Glodok Plaza sudah terlihat mengemasi barang-barangnya ke dalam toko. Bahkan ada toko elektronik bercat merah dan bertuliskan LG, sudah tutup sejak pukul 15.30 WIB.
Muchtar (50) dan Budi (60) yang menjaga toko M&K Sound mengakui terpaksa tutup lebih cepat satu jam karena kondisi pembeli yang sepi sejak pagi. Selain itu, keduanya juga mengakui ada perintah dari pemilik untuk menutup tokonya. "Dapat instruksi dari bos, mesti segera tutup soalnya ada salah satu pasangan yang menolak hasil KPU," ujar Budi.
Menurut Budi, meskipun sudah dijaga ketat tetapi rasa takut akan rusuh juga masih ada. Makanya lebih baik, segera tutup dan memulangkan sejumlah karyawan lebih cepat.
"Daripada enggak ada pembeli dan juga takut rusuh mending segera ditutup saja," kata pria berkemeja batik itu.
Sementara itu, Intan (29), karyawan PT Telesindo yang berada di kawasan Glodok juga, mengatakan dipulangkan lebih cepat untuk mencegah kerusuhan. "Iya tadi jam 4 sudah disuruh langsung pulang. Katanya sih takut rusuh," ujar wanita berkemeja krem itu.
Total di kantor ia bekerja, terdapat 127 karyawan yang pada hari ini diperintahkan untuk segera pulang ke rumah masing-masing..
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20131213_193628_revitalisasi-harco-glodok.jpg)