Titik Banjir di Depok Bertambah Jadi 53 Tempat

Titik banjir di wilayah Kota Depok kini bertambah lagi dibanding tahun sebelumnya.

Titik Banjir di Depok Bertambah Jadi 53 Tempat
Budi Malau/Warta kota
Banjir di Perumahan Bumi Sawangan Indah, Kelurahan Duren Mekar, Sawangan, Depok, Sabtu (16/8/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Titik banjir di wilayah Kota Depok kini bertambah lagi dibanding tahun sebelumnya. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Depok mencatat titik banjir di Depok tahun 2014 ini mencapai 53 titik di 11 Kecamatan yang ada. Padahal di tahun 2013 titik banjir di Depok hanya sekitar 44 titik saja.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Depok, Yulistiani Mochtar, kepada wartawan di Balaikota Depok, Senin (18/8/2014).

"Kami akui sangat sulit mengurangi titik banjir. Karena alih fungsi lahan cukup tinggi. Daerah resapan air berubah menjadi pemukiman dan lainnya. Padahal tahun lalu hanya ada 44 titik banjir, sekarang berkembang menjadi 53 titik," papar Yulistiani.

Ia memaparkan pada tahun 2012 lalu, pihaknya berhasil mengurangi titik banjir di Depok dari 54 titik menjadi 33 titik. Namun jumlah titik banjir pada 2013 kembali meningkat menjadi 44 titik. Dan akhirnya di tahun 2014, titik banjir menjadi 53 titik.

Menurut Yulistiani, beberapa titik rawan banjir di Depok diantaranya di Perumahan Mutiara Depok, Perumahan Bukit Cengkeh I dan II, Perumahan Taman Duta, Kali Angke, dua titik di Curug, Kali Jantung, Palsi Gunung Selatan, Sawangan Baru, Bojong Pondok Terong di Kelurahan Cipayung, dan Citayam.

Pada 2014 ini, katanya tercatat penambahan titik banjir baru seperti di Kompleks Marinir, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, serta Perumahan Bumi Sawangan Indah di Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari.

"Itu makanya kami berupaya keruk 20 situ yang ada di Depok untuk mengurangi titik banjir. Namun anggaran belum turun dan direncanakan baru 4 situ yang akan dikeruk Oktober mendatang," paparnya.(bum)

Tags
Depok
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved