Sabtu, 11 April 2026

"Rama Maafin Gue. Gue Sama Sekali Nggak Niat Ngebunuh Adek Lu"

eguh sendiri, mengaku saat itu khilaf menghunuskan pisau ke tubuh Lesmana.

Editor: Hasanudin Aco
Warta Kota
Teguh, pembunuh mahasiswa Universitas Sahid Lesmana Satria mengaku menyesal dan minta maaf pada keluarga korban. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Teguh M Iksan (24) yang membunuh mahasiswa Universitas Sahid (Usahid), Lesmana Satria (20) di Pondokkelapa, Durensawit, Jakarta Timur, Rabu (17/9/2014) siang, mengaku menyesali perbuatannya. Ia pun meminta maaf kepada keluarga korban, khususnya kepada sang kakak, Rama (24).

Ditemui di Mapolsek Duren Sawit, Kamis (18/9/2014), wajah Teguh masih tampak dipenuhi luka. Pelipis kiri terlihat luka sobek. Darah yang telah mengering pun masih menghiasi wajahnya.

Teguh yang bertubuh gempal saat itu mengenakan kaos hitam dan celana pendek hitam. Ia terlihat terus menangis sesugukan. Beberapa kali tampak tangannya mengusap air mata.

"Rama maafin gue...gue sama sekali nggak ada niat buat ngebunuh adek lu. Gue cuma mau ambil barangnya (laptop -red). Tapi gue kesel adek lu ngatain gue. Lu nyesel...lu temen baik gue. Gue minta maaf. Gue minta maaf sama orangtua lu," kata Teguh, sambil terisak-isak.

Teguh sendiri, mengaku saat itu khilaf menghunuskan pisau ke tubuh Lesmana.

Pasalnya, ia kesal dihina oleh Lesmana ketika meminjam uang.

"Saya sudah punya anak perempuan usianya 3 tahun. Tapi saya udah pisah sama istri. Sekarang tinggal di rumah orang tua," katanya.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved