Wajah Mayat di Samping Golf Jagorawi Penuh Luka

Selain luka di bagian wajah, juga terdapat luka tusuk di rusuk kiri di bawah ketiak

Wajah Mayat di Samping Golf Jagorawi Penuh Luka
Wartakota/Soewidia Henaldi
Korban pembunuhan di Desa Kranggan, Gn Putri, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan Wartakota Soewidia Henaldi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wajah mayat pria yang ditemukan di lahan kosong samping Golf Jagorawi, Desa Kranggan, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Senin (29/9) siang dipenuhi luka bekas pukulan benda tumpul.

Selain luka di bagian wajah, juga terdapat luka tusuk di rusuk kiri di bawah ketiak. "Kita belum bisa pastikan penyebab kematian korban. Apakah karena luka tusuk, atau cekikikan di leher. Tapi, lidah korban kegigit. Untuk memastikan penyebabnya, jenazah kita bawa ke RS Polri Kramatjati, untuk diautopsi," ujar Kapolsek Gunungputri, Kompol Edwin Affandi.

Di lokasi petugas menemukan identitas korban. Saat ditemukan, tubuh korban dalam posisi terlentang. Petugas menemukan kepingan cd di dada pria itu dan handuk kecil di dalam kaos yang digunakan pria tanpa identitas itu.

"Sepertinya bukan orang sini, soalnya warga disini tidak mengenal pria ini," katanya.

Seperti diberitakan, seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas di lahan kosong tidak jauh dari lokasi Golf Jagorawi, Kampung Kranggan Gunung Putri, Desa Kranggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin (29/9) siang sekitar pukul 13.00.

Saat ditemukan, terdapat luka tusuk di bagian rusuk kiri korban dan luka memar di wajah pria tersebut. Korban pertama ditemukan tiga pekerja yang akan membangun pagar di lokasi tersebut. "Korban ditemukan di lahan kosong milik Golf Jagorawi di pinggir Jalan Kranggan," ujar Kapolsek Gunung Putri, Kompol Edwin Affandi di lokasi kejadian.

Edwin mengatakan, petugas tidak menemukan identitas korban seperti dompet atau barang lainnya. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos abu-abu belang berkerah, celana jins biru dan sabuk coklat.

Menurut Kapolsek, korban diperkirakan berusia 50 tahun, tubuh gemuk, rambut pendek dengan tinggi sekitar 165 centimeter. Bekas darah yang sudah mengering menempel di wajah dan tangan kiri korban. "Korban pertama kali ditemukan seorang pekerja yang sedang membangun pagar di lokasi penemuan," ujarnya

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved