Pengguna Angkutan Umum Jangan Berlebihan Pakai Perhiasan

Pengguna kendaraan angkutan umum waspada dan berhati-hati saat menggunakan alat komunikasi, dan mengurangi membawa barang perhiasan.

Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Berbagai jenis perhiasan emas dan berlian dipamerkan dalam Semarang Jewellery Expo 2014 di Atrium Mal Ciputra, Semarang, Jumat (7/11/2014). Pameran perhiasan emas dan berlian ini menawarkan potongan harga hingga 60 persen. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya mengimbau pengguna kendaraan angkutan umum waspada dan berhati-hati saat menggunakan alat komunikasi, dan mengurangi membawa barang perhiasan.

"Jangan memakai perhiasan berlebihan. Apabila ada barang berharga seperti handphone, digunakan seperlunya saja. Jangan terus diperlihatkan, bisa jadi sasaran pelaku kejahatan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, Jakarta, Senin (15/12).

"Himbauan kepada wanita, supaya membawa tas kecil jangan dicangklong saja di lengan, minimal ditutupi jaket, agar tidak menjadi korban kejahatan di jalan," sambungnya.

Sebagai upaya mengantisipasi aksi kejahatan jalanan, petugas Polda Metro Jaya menerjunkan polisi berpakaian 'preman' untuk melakukan penyusupan ke angkutan umum.

Polda Metro Jaya menggelar Operasi Cipta Kondisi mulai Senin (15/12/2014). Operasi dilakukan sebagai kegiatan mengawali Operasi Lilin yang ditujukan mengamankan perayaan Hari Natal dan tahun baru 2015.

Operasi ini difokuskan untuk menangani kejahatan jalanan, seperti penjambretan, penodongan, dan perampokan. Rencananya, operasi ini dilaksanakan selama kurang lebih satu pekan.

Beberapa daerah rawan kejahatan jalanan yaitu persimpangan Cempaka Putih, Slipi, Tomang, dan Pulomas. Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat supaya berhati-hati melewati jalan tersebut.

Berita Populer
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved