Sabtu, 11 April 2026

Calon Kapolri

Di Depan Istana Mereka Minta Jokowi Lantik Budi Gunawan

Para pengunjuk rasa mengenakan kemeja putih dan membawa spanduk bertuliskan "Save Indonesia, Save Jokowi, Lantik BG sebagai Kapolri."

Penulis: Randa Rinaldi
Editor: Y Gustaman
Tribunnews.com/Randa Rinaldi
Pengunjuk rasa menuntut Presiden Joko Widodo melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Mereka berunjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/2/2015). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Randa Rinaldi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratusan orang unjuk rasa damai di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/2/2015). Massa meminta Presiden Joko Widodo segera melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri.

Mereka mengatasnamakan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), Koalisi Masyarakat Pengawal Konstitusi (Kompak), Gerakan Konstitusi Rakyat (Gerakan Konstitusi Rakyat), dan Gerakan Nasional Komunitas Indonesia Baru (GNKIB).

Pantauan Tribunnews.com, para pengunjuk rasa mengenakan kemeja putih dan membawa spanduk bertuliskan "Save Indonesia, Save Jokowi, Lantik BG sebagai Kapolri." Menurut mereka pelantikan Komjen Budi untuk melindungi konstitusi.

Dalam aksi tersebut beberapa spanduk juga terbentang dengan tulisan "#Save Jokowi Konstitusi dari Gerakan Konstitusi Rakyat (Gekora)." Aksi ini juga dimeriahkan oleh atraksi Barongsai dari kelompok Gekora.

"Ini kan seperti masing-masing lembaga ada proses kriminalisasi. Demi menjaga harmonisasi, salah satunya melantik Budi Gunawan. Ini juga demi melindungi konstitusi," kata Lukman salah satu pengunjuk rasa.

Lukman berpendapat, Presiden Joko Widodo harus menggunakan hak prerogatifnya untuk melantik Budi Gunawan. Alasannya, DPR RI telah menyetujui rekomendasi Jokowi yang mencalonkan Komjen Budi.

"DPR sudah dipilih oleh rakyat ini mewakili rakyat jadi Presiden jangan ragu lantik Budi Gunawan," ucap Lukman.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved