Yoga Merampok Majikan untuk Foya-foya dan Beli Pampers

Yoga Mustofa (48), warga Lagoa, Koja, Jakarta Utara, kini hanya bisa menyesal telah mencuri dan melakukan kekerasan di rumah mantan majikannya.

Yoga Merampok Majikan untuk Foya-foya dan Beli Pampers
info
ILUSTRASI 

Tribunnews.com, Jakarta - Yoga Mustofa (48), warga Lagoa, Koja, Jakarta Utara, kini hanya bisa menyesal telah mencuri dan melakukan kekerasan di rumah mantan majikannya.

Selain kesal karena masalah utang, dia juga butuh uang memenuhi kebutuhan anak satu-satunya.

Dengan wajah tertunduk, Yoga mengaku dirinya khilaf. Dia mengaku harus membiayai anak satu-satunya yang masih balita. Sebab, istrinya telah meninggalkan dia.

"Sebelumnya nikah, tapi sudah cerai. Istri saya enggak mau ngurus anak," kata dia di Mapolsek Tanjung Priok, Jakut, Rabu (6/5/2015).

Duda anak satu itu mengaku telah bercerai dengan istrinya beberapa bulan lalu. Berdasarkan barang bukti yang diekspos petugas kepolisian di Mapolsek Tanjung Priok, Yoga memang membelikan sejumlah peralatan bayi untuk keperluan anaknya.

Pampers, susu bayi, dan perlengkapan balita lainnya terlihat berjejer sebagai barang bukti hasil curiannya.

Barang bukti keperluan bayi itu dibeli Yoga setelah dia menukarkan mata uang dollar yang dicuri dari rumah mantan majikannya, Yunarko (48). Dari menukar dollar AS itu di money changer di Tanjung Priok, Yoga mengaku mendapatkan uang Rp 25 juta.

"Uangnya saya belikan untuk keperluan pribadi, keperluan anak saya dan senang-senang," ungkapnya.

Namun, belum sempat menikmati lama uang curian tersebut, Yoga diciduk anggota Polsek Tanjung Priok saat sedang bersenang-senang di salah satu kafe di kawasan Koja. Dia sempat berusaha kabur, namun kakinya ditembak polisi.

Barang majikan yang dibawa kabur seperti laptop, tablet ada handphone belum sempat dia jual. Dia berencana menjualnya ketika uang Rp 25 juta tersebut habis.

"Barang-barang lainnya nanti saya pakai sendiri. Kalau uang habis ya, dijual," ucap mantan sopir tembak orang asing yang sering berpindah majikan itu.

Sebelumnya, Yoga mengaku sakit hati karena masalah utang dan dipecat majikannya. Dia pun merencanakan mencuri di rumah Yunarko, tetapi kepergok. Dia kemudian menganiaya Yunarko dan kedua anaknya. Kini Yoga menginap di tahanan Mapolsek Tanjung Priok.
(Tangguh Sipria Riang)

Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved