Polisi Bunuh Diri

Wahyudi Bunuh Diri Setelah Melaksanakan Keinginan Sang Ayah

Brigadir Wahyudi tewas bunuh diri 10 tahun setelah jadi polisi. Di keluarganya, dia satu-satunya anak yang jadi polisi.

Wahyudi Bunuh Diri Setelah Melaksanakan Keinginan Sang Ayah
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Wahyudi memegang senjata laras panjang saat masih pendidikan di SPN Lido sekitar tahun 2004 - 2005 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Brigadir Wahyudi tewas bunuh diri 10 tahun setelah jadi polisi. Di keluarganya, dia satu-satunya anak yang jadi polisi.

Wahyudi lahir dari keluarga kecil pasangan Almarhum Samino dan Jumiyem (52). Dia anak sulung dari dua bersaudara. Mereka tinggal di Jalan Attahiriyah II, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Ayahnya Samino tadinya bekerja sebagai buruh bangunan. Sedangkan ibunya kerap usaha membuat makanan setiap tetangganya membuat acara.

Beberapa tetangga yang amat dekat dengan keluarga ini menceritakan, Samino memang ingin sekali ada keluarganya yang jadi polisi.

Bahkan Samino pernah mendorong adik bungsungnya untuk jadi polisi. Tapi kemudian gagal saat ikut tes.

Sampai akhirnya Samino meninggal, tak ada satupun keluarga Samino yang jadi polisi. Saat itu Wahyudi masih sekolah di SMAN 60 Jakarta.

"Itu pula yang bikin dia ingin jadi polisi (keinginan ayahnya)," ucap Listiyani (39), Bibi Wahyudi.

Makanya saat ayahnya meninggal, minat Wahyudi jadi polisi makin tinggi. Apalagi saat itu ibunya harus membiayai kehidupan keluarganya sendiri. Padahal adik Wahyudi, Mira masih SD ketika itu.

Tahun 2004 Wahyudi lulus SMA. Dia memilih tak daftar kuliah, tapi lekas mendaftar Bintara Polri. Dia lolos seleksi. Keinginan ayahnya ada keluarganya yang jadi polisi pun tergenapi. Bahkan kini anaknya yang menggenapi keinginan itu.

Semasa pendidikan di Sekolah Polisi Negara Lido (SPN) Lido, Wahyudi masuk di Kompi C. Dia kemudian lulus pada bulan Juli tahun 2005 atau disebut Lido 28.

Kini foto-foto Wahyudi semasa pendidikan di SPN Lido terpasang di ruang tamu rumah keluarga itu.

Ada dua foto yang terpasang di ruang tamu. Sebuah foto Wahyudi saat hari kelulusan di SPN Lido pada tahun 2005. Dia berfoto bersama seluruh rekan-rekannya.

Kemudian foto kedua adalah Wahyudi yang berfoto dengan menggunakan senjata laras panjang.

Sebelumnya, seorang anggota Reskrim Polres Jakarta Pusat, Brigadir Wahyudi diketahui tewas bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri pada Jumat (15/5) pukul 23.15 WIB. Dia melakukan itu saat bertamu di rumah teman wanitanya di Perumahan Citra Garden 2 Blok P5 No. 3 RT 07 / RW 12 Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. (Theo Yonathan Simon Laturiuw)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved