Mengantuk, Sopir Mikrolet Tabrak Lima Sepeda Motor di Jalan Raya Bogor

Sebuah mikrolet M 06 jurusan Kampung Melayu-Gandaria yang dikemudikan Syahrul (41), menabrak pembatas jalan

Mengantuk, Sopir Mikrolet Tabrak Lima Sepeda Motor di Jalan Raya Bogor
Tribunnews
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, CIRACAS - Sebuah mikrolet M 06 jurusan Kampung Melayu-Gandaria yang dikemudikan Syahrul (41), menabrak pembatas jalan hingga menerobos jalur berlawanan di Jalan Raya Bogor, persisnya di depan pul bus Mayasari Bakti, Jakarta Timur, Kamis (23/7). Akibatnya, mikrolet itu menabrak lima sepeda motor.

Kejadian bermula saat Mikrolet yang dikemudikan Syahrul, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cililitan ke Bogor. Setibanya di lokasi kejadian, mikrolet langsung kehilangan kendali dan menerobos pembatas jalan.

"Mikroletnya terus melaju begitu saja dengan kecepatan tinggi. Tidak tampak mikrolet itu mengerem. Hingga akhirnya mikrolet itu masuk ke jalur Bogor-Cililitan," kata salah seorang saksi mata, Adi (42), Kamis (23/7).

Adi menambahkan laju mikrolet tersebut baru berhenti setelah menabrak lima sepeda motor dan trotoar. Sementara tiga dari lima sepeda motor yang ditabrak mengalami rusak parah.

"Jadi itu motor yang ditabrak rusak parah sebagian. Yang lainnya cuma rusak ringan aja," ungkap Adi.

Akibat peristiwa tersebut, tiga pengendara sepeda motor yang ditabrak mengalami luka-luka yakni Muklis, Sarikat, dan Rudi Eko. Semuanya masih dirawat di Rumah Sakit Pasar Rebo kecuali Rudi yang sudah boleh meninggalkan rumah sakit.

Syahrul pun langsung diamankan petugas. Syahrul mengaku tidak menyadari mikrolet yang dibawa telah dipacu dengan kencang. Ia beralasan dirinya mengantuk.

"Saya ngantuk, kelelahan, dan belum istirahat. Jadi saya naik mikrolet seharian sejak Rabu malam sampai Kamis pagi dan belum istirahat," kata Syahrul.

Syahrul membantah jika dirinya berada dalam pengaruh barang haram atau minuman keras. Menurutnya, kecelakaan tersebut murni karena dirinya mengantuk. "Saya memang ngantuk, enggak minum minuman keras atau pakai narkoba," katanya.

Pada saat kecelakaan, Syahrul menjelaskan ada tiga penumpang yang dibawanya di dalam mikrolet yang dikemudikan. Beruntung ketiga penumpang tidak mengalami cedera dan langsung meninggalkan mikrolet. (Junianto Hamonangan)

Editor: Sanusi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved