Breaking News:

Tabrakan KRL Commuter Line

Menhub Jonan Tetap Ingin Pergantian Kereta Lima Menit di Stasiun

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan tidak ingin merubah headway (waktu pergantian kereta di setiap stasiun) lima menit sekali.

Tribunnews.com/Adiatmaputra Fajar Pratama
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (tengah) memberikan keterangan soal kecelakaan KRL commuter line di Stasiun Juanda, Kamis (24/9/2015). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adiatmaputra Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan tidak ingin merubah headway (waktu pergantian kereta di setiap stasiun) lima menit sekali. Menurut dia waktu lima menit sudah sangat lama dibandingkan kepadatan kereta saat ini.

"Lima menit saja sudah kelamaan," ujar Jonan kepada Tribunnews.com di stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2015).

Jonan menambahkan, waktu paling ideal pergantian kereta dalam setiap stasiun paling lama tiga menit. Pasalnya Jonan menyebutkan dalam satu hari ada 1000 perjalanan di seluruh Jabodetabek.

"Saya maunya justru tiga menit, karena sehari pergerakan kereta hampir 1000," ungkap Jonan.

Ia meminta masyarakat tidak perlu takut naik kereta. Dengan adanya kecelakaan di Stasiun Juanda, Jonan tak mau masyarakat berpikir karena headway-nya terlalu cepat.

"Satu kecelakaan digeneralisir berarti orang enggak mengerti itu," papar Jonan.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved