Piala Presiden
Ahok dan Emil Gantian Bicara, Seperti Debat Cagub DKI di Mapolda Metro Jaya
Di akhir kesempatan, Irjen Tito, membuat pernyataan yang membuat tertawa para peserta.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rapat koordinasi pengamanan laga final Piala Presiden 2015 di Balai Pertemuan Metro Jaya, Jumat (16/10), dapat diibaratkan sebagai debat calon Gubernur DKI Jakarta.
Di kesempatan itu, hadir Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Walikota Bandung, Ridwan Kamil, Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian, dan perwakilan penyelenggara turnamen yang juga politisi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait.
Secara bergantian mereka berdiri di depan para peserta rapat. Mereka menyampaikan pendapat masing-masing seputar pelaksanaan laga final Piala Presiden.
Di akhir kesempatan, Irjen Tito, membuat pernyataan yang membuat tertawa para peserta.
"Saya sore ini beruntung. Sebab, saya berada di depan orang terkenal. Maruarar Sirait putra Sabam Sirait selaku politisi senior. Ridwan Kamil, Macan Jawa Barat dan Ikon Jawa Barat. Ahok, ikon kita DKI Jakarta," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/10/2015).
"Saya pikir tadi (debat calon Gubernur DKI Jakarta,-red). Ini belum 2017 nih".
Pertemuan itu seperti ajang silaturahmi antara pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Bandung, aparat kepolisian, dan prajurit TNI.
Canda dan tawa para peserta memeriahkan acara itu. Tak ada pembahasan keamanan secara teknis.
Basuki Tjahaja Purnama dan Ridwan Kamil, ramai diperbincangkan akan bersaing untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.
Selain itu, ada calon lainnya, seperti Adhyaksa Dault dan Sandiaga Uno.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rakor-pengamanan-final-piala-presiden_20151016_175317.jpg)