Breaking News:

Pengakuan Juragan Petasan yang Digerebek Polisi di Tangerang

Dia mempunyai kombinasi tertentu sesuai racikan.

Tribunnews.com/Glery Lazuardi
Aparat Sub Direktorat Industri dan Perdagangan Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya menggrebek tempat pembuatan petasan di Kampung Kandang, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/12/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - J (60), seorang juragan petasan membuat sendiri petasan di kediamannya di Kampung Kandang, Kabupaten Tangerang.

Usaha ini telah dijalankan turun temurun.

Kanit V Indag Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Komisaris Bintoro, mengatakan pembuatan petasan itu dilakukan bertujuan mencari keuntungan untuk menghidupi kehidupan sehari-hari.

"Dia bekerjasama dengan keluarga. Motif ekonomi," tutur Bintoro kepada wartawan ditemui di Mapolda Metro Jaya, Kamis (24/12/2015).

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Mujiono, mengatakan pembuatan petasan secara manual.

Dia mempunyai kombinasi tertentu sesuai racikan.

"Pembuatan manual. Ini bahan kertas koran. Diluntung di bawah ditutup tanah merah. Ada potasium dan brown. Dikasih sumbu, lalu ditarik," tutur Mujiono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (24/12).

Barang-barang berbahaya seperti potasium dan brown itu didapat secara sembunyi-sembunyi dari sebuah tempat di wilayah ibu kota. Aparat kepolisian telah mengetahui tempat itu. Sementara itu, petasan dibuat sesuai pesanan. Biasanya permintaan petasan meningkat menjelang tahun baru.

Aparat Sub Direktorat Industri dan Perdagangan Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya menggrebek tempat pembuatan petasan di Kampung Kandang, Kabupaten Tangerang pada Rabu (23/12).

Di tempat tersebut, aparat mengamankan pria berinisial J (60) dan menyita petasan berbagai jenis serta bahan-bahan peledak, seperti potasium dan brown (sejenis bubuk mesiu).

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved