Kemenpar Akan Membangun lagi Politeknik Pariwisata di Palembang dan Lombok

Deputi Bidang Kelembagaan dan SDM, Ahman Sya menambahkan, per Oktober 2015 lalu pihaknya sudah meneken kerjasama dengan Kemenaker

Kemenpar Akan Membangun lagi Politeknik Pariwisata di Palembang dan Lombok
Foto Dhani Irfan
Arief Yahya 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tugas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memang tidak sedikit. Selain promosi, menggali originasi, mengembangkan destinasi, memperkuat industri, masih ada satu PR yang tidak bisa dibilang enteng.

Yakni, menaikkan level kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata yang siap bersaing di global standart.

"Inilah alasan mengapa kami punya STP Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dan Bali. Juga punya Akpar Akademi Pariwisata Medan dan Makassar. Kemenpar akan membangun lagi Politeknik Pariwisata di Palembang dan Lombok. Tujuannya untuk memperkuat dan memperbanyak tenaga kerja di sektor pariwisata," jelas Menpar Arief Yahya.

Deputi Bidang Kelembagaan dan SDM, Ahman Sya menambahkan, per Oktober 2015 lalu pihaknya sudah meneken kerjasama dengan Kemenaker.

"Kami sudah berjalan dengan target menggenjot 3.040 SDM Pariwisata,” ujar Ahman Sya, Sabtu (5/3).

Kerjasama dengan Kemenaker lebih luas konteksnya. Ahman menjelaskan, ruang lingkupnya universal untuk mendapatkan teknis kerja yang baik di internal Kemenpar.

”Dengan Depnaker, kami berkoordinasi dan kerjasama dalam penyusunan standard kompetensi, fasilitasi pendirian LSP, pelatihan bahasa asing dan sebagainya,” ujar pria yang meraih S2-nya di Belgia itu.

Nah, untuk urusan teknis dalam meningkatkan SDM Pariwisata mitra utama Kemenpar adalah LSP alias Lembaga Sertifikasi Profesi.

”Standard yang kami canangkan adalah, bagaimana kami harus fokus dengan sertifikasi SDM berstandard MEA dan pelatihan dasar SDM, LSP yang bergandengan dengan kami,” tuturnya.

Saat ini, sebanyak 35 ribu SDM sedang dinaikkan level kualitasnya agar mampu menyambut wisatawan dan menghadapi perkembangan global Pariwisata dunia.

Halaman
12
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved