Breaking News:

Taufik Sebut Angka 5 dan 15 Persen Bukan di Perda Tapi di Pergub

Saya sempat bilang ke Ahok. Ini ada simulasi pertama satu pulau Rp 2,6 miliar.

Amriyono Prakoso
M Taufik 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik mengatakan bahwa semua angka persenan yang saat ini dibicarakan oleh publik tidak berada pada tataran rancangan peraturan daerah (Raperda) yang sedang digodok saat ini.

"Angka itu yang namanya tambahan itu, bukan di perda, tapi di pergub. Coba saja lihat di Perda, ada enggak? enggak ada. Semuanya ada di Pergub," katanya di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (4/4/2016).

Dia menjelaskan hitungan angka lima persen dan 15 persen merupakan hasil simulasi yang dilakukan oleh pemerintah provinsi.

Sementara yang dibahas di DPRD hanya kewajiban kontribusi oleh pengembang kepada pemerintah daerah. Tidak dalam bentuk angka.

"Saya sempat bilang ke Ahok. Ini ada simulasi pertama satu pulau Rp 2,6 miliar. Ahok bilang gila ngeri banget. Kita bilang bikinin dong simulasi berikutnya. Bukan kita minta karena itu tidak ada di Perda. Tapi memang adanya di Pergub," ujarnya.

Raperda mengenai zonasi dan kawasan strategis pantai utara Jakarta, kata Taufik masih dalam tahap pembahasan belum sampai pada tahap keputusan.

Alasan lamanya pembahasan tersebut adalah pencantuman izin reklamasi.

"Yang ada kita permasalahkan soal izin reklamasi. Perda itu mau mencantumkan izin, kita tidak mau," katanya.

Berita Populer
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved