Rabu, 8 April 2026

Ahok Kebingungan Cari Solusi Banyaknya Angkot Ngetem

Ahok akui masih belum mendapatkan solusi agar para sopir angkot bisa tertib dalam mengangkut penumpang.

Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih mencari solusi untuk mengatasi banyaknya angkutan umum yang berhenti sembarang di jalan atau ngetem.

Puluhan sopir memblokade Jalan Abdulah Syafe'i, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (25/5/2016) pagi.

Aksi dilakukan karena mereka kesal dengan pihak Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan sempat ingin menderek angkot-angkot yang mengetem di sekitar Stasiun Tebet. Pihak Dishubtrans DKI menderek tujuh angkot.

"Kita sudah tilang, sudah tahan, sudah banyak banget," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (26/5/2016).

Ahok akui masih belum mendapatkan solusi agar para sopir angkot bisa tertib dalam mengangkut penumpang.

"Kita lagi pikirkan gimana cara parkirnya itu teratur," kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Menurut Ahok, solusi yang tepat adalah mengubah jenis mikrolet menjadi bus sedang, kemudian operatornya bergabung dengan PT Transportasi Jakarta sehingga sistem yang digunakan adalah rupiah per kilometer.

"Kalau dia tidak mau berubah jadi bus sedang, dibayar rupiah per kilometer. Dia pasti akan ngetem, karena nunggu penumpang. Kalau dia tidak mau pindah ke kami bus sedang, mikrolet mati tidak nih? Mati juga," kata dia.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved