Ahok Akan Gugat Pedagang Makanan Berformalin di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan langsung memberikan dua pilihan kepada pedagang yang menjual makanan berformalin dan kadaluarsa, yakni digugat at

Ahok Akan Gugat Pedagang Makanan Berformalin di Jakarta
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan langsung memberikan dua pilihan kepada pedagang yang menjual makanan berformalin dan kadaluarsa, yakni digugat atau disita dagangannya.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah meminta kepada Badan Pengawasan Obat dan Makanan DKI Jakarta untuk menindak tegas pedagang yang menjual makanan tidak sehat.

"Dulu terlalu lunak. Kalau ketemu dikasih peringatan. Sekarang kita sita," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (14/6/2016).

Pedagang yang masih menjual makanan mengandung zat berbahaya akan diberikan formulir kesepakatan.

Pilihannya, dagangannya disita atau digugat.

"Sudah siapin formulir, Anda mau digugat atau kami sita. Kalau dia mau digugat proses polisi," kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Menurutnya dengan cara seperti itu akan lebih efektif mengurangi pedagang yang menjual dagangan tidak sehat.

Kata Ahok, temuan makanan berformalin atau kadaluarsa sudah jauh menurun dibandingkan tahun lalu.

"Hasil temuan BPOM itu, bulan puasa ini hanya belasan persen. Dulu 20-an persen. Sudah lebih baik," tutup Ahok.

Sebelumnya ditemukan makanan berformalin dan kadaluarsa di supermarket kawasan Jalan MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan.

Temuan ketika BPOM DKI Jakarta bersama Pemerintah Kota dan Polres Jakarta Selatan saat inspeksi mendadak, Senin (13/6/2016).

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved