Seorang Sopir di Cakung Gantung Diri di Depan Anaknya

Sambil memeluk anak korban, ibu dan kakak korban pun menangis histeris.

Seorang Sopir di Cakung Gantung Diri di Depan Anaknya
tribunnews.com/widodo
Ilustrasi gantung diri

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - M Angga Setiawan (31) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumah kontrakannya di Gang Bona, Penggilingan, Cakung, Jaktim.

Pria yang bekerja sebagai sopir itu bunuh diri di depan anaknya yang masih balita.

Peristiwa terjadi pada pukul 10.00 WIB pagi tadi. Bermula ketika kakak korban, Santi (37) dan ibunya Siti Koriah (60) mengunjungi tempat tinggal korban.

"Sesampainya di kontrakan korban, anak korban yang berumur 3 tahun sedang menangis di dalam kontrakan," ujar Kapolsek Cakung Kompol Armunanto Hutahaen, Selasa (9/8/2016) dikutip Tribunnews.com dari Polda Metro Jaya Dot Info.

Saat itu, pintu kontrakan korban terkunci dari dalam. Sementara istri korban sedang pergi ke rumah orangtuanya yang tidak jauh dari kontrakan korban.

Melihat hal itu, ibu dan kakak korban mencoba mengetuk pintu tetapi tidak ada jawaban.

Karena curiga, keduanya kemudian mendobrak pintu kontrakan dan mendapati korban sudah tergantung di kayu plafon dengan leher terjerat kain.

Sambil memeluk anak korban, ibu dan kakak korban pun menangis histeris.

Warga yang mendengar tangisan keduanya kemudian mendatangi rumah korban.

Selanjutnya, pihak RT setempat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cakung.

Dari tanda-tanda kematian korban, polisi menyimpulkan korban tewas karena bunuh diri.

"Diduga korban bunuh diri karena dari ciri-ciri kematian korban seperti lidah menjulur, dari kemaluan keluar air mani, dan di tubuh korban tidak ditemukan luka akibat kekerasaan," pungkas Kapolsek.

Penulis: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved