Di Klinik Mewah Queen Beauty Clinic Kencangkan Payudara Rp 10 Juta, Perbesar Pantat Rp 35 Juta

Keempat dokter itu telah diperiksa dan mereka mengantongi izin praktek.

Di Klinik Mewah Queen Beauty Clinic Kencangkan Payudara Rp 10 Juta, Perbesar Pantat Rp 35 Juta
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Polisi menyita 30 jenis obat ilegal tidak berizin dari BPOM dan Kementerian Kesehatan di klinik kecantikan Queen Beauty Clinic di kompleks Agung Niaga VII Blok G-6 No 25, Sunter Agung, Podomoro, Jakarta Utara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - MGT, pemilik dari ‎Klinik kecantikan "Queen Beauty Clinic" di Agung Niaga VII Blok G-6 No 25, Sunter Agung, Podomoro, Jakarta Utara kini ditahan di Bareskrim.

Pria tersebut menjadi tersangka karena membuka klinik kecantikan tanpa izin dan alat kesehatan serta obat yang digunakan tidak memiliki izin edar dari BPOM dan Kemenkes.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Purwadi menuturkan pada penyidik MGT mengaku membeli alat serta obat kesehatan dari sales.

Tidak tanggung-tanggung, obat-obat itu didatangkan langsung dari Jerman, China hingga Jepang.

Demi makin meyakinkan para konsumen atau pelanggan, MGT mengaku sebagai profesor doktor bahkan sertifikat gelarnya terpampang di klinik tersebut.

"Supaya makin menambah keyakinan konsumen, dia menggunakan gelar Profesor Doktor dari Saint John University, Singapura. Ini mau kami cek kebenarannya," ujar Purwadi, Rabu (14/9/2016) di Mabes Polri.

Lebih lanjut, Kasubdit 1 Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, AKBP Adi Saputra menuturkan pada penyidik MGT mengaku sebagai ahli sulam alis.

"Selain mengaku profesor, dia juga mengaku jago sulam alis. Meski mengaku jago, tapi dia tidak pernah turun langsung melakukan perawatan ke konsumen. Yang melakukan perawatan hanya karyawannya saja," kata Adi Saputra.

‎Untuk diketahui, sebuah klinik kecantikan, "Queen Beauty Clinic di Jl Agung Niaga VII Blok G-6 No 25, Sunter Agung, Podomoro, Jakarta Utara‎ digerebek Bareskrim pada akhir Agustus 2016.

Klinik mewah yang beroperasi selama 16 tahun sejak tahun 2000 hingga 2016 ini digerebek dan beberapa obat kecantikan ilegal asal Eropa, China hingga Jepang senilai Rp 1 miliar seluruhnya disita penyidik.

Halaman
12
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved