Jual Kukang Jawa via Facebook, Mahasiswa Ditahan Polisi

Keduanya ditangkap di tempat terpisah yakni Mampang Prapatan, Jakarta Selatan dan Ciracas

Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Kukang 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Subdit Sumber Daya Lingkungan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap jual beli Kukang Jawa secara online melalui facebook.

Ada tiga tersangka di kasus ini yaitu ARM, FS, dan SP. Keduanya ditangkap di tempat terpisah yakni Mampang Prapatan, Jakarta Selatan dan Ciracas Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono mengatakan penelusuran itu berawal dari adanya patroli Cyber dan menemukan akun facebook "Sendy Lah" yang memposting foto delapan ekor Kukang Jawa di dalam kandang.

Berikut isi postingannya :

"Redy Kukang/Kuskus, karakter jinak Kukang aja, elus2 oke. Tahap dilatih digendong. Unsex biyar gampang.. makan lancar, dijamin sehat no minus. Lok Jaktim n Jaksel, kepoin,, beli banyak harga miring""

‎"Lalu ditelusuri dan ditangkap ARM serta FS di Tegal Parang, Mampang Prapatan, dengan mengamankan lima ekor Kukang. Selanjutnya ditangkap lagi SP, pemilik akun FB Sendy lah di rumahnya, Ciracas, Jakarta Timur berikut diamankan satu ekor kukang," ujar Awi, Rabu (5/10/2016) di Polda Metro.

Informasi yang dihimpun dari penyidik, otak dibalik jual beli kukang secara online ini ialah SP, yang juga pemilik akun Facebook. SP adalah mahasiswa di sebuah perguruan tinggi jurusan agama.

Sementara ARM dan FS berperan sebagai penjual dan pemilik satwa kukang. Pekerjaan mereka adalah karyawan swasta.

"Komplotan ini ‎baru sebulan beraksi, otaknya yang mahasiswa. Mereka baru tiga kali transaksi," katanya.

Lebih lanjut, Kanit III Subdit III sumber Daya Lingkungan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kompol Dedi Anung menuturkan ‎komplotan ini menjual kukang ke para pecinta kukang.

"Kukang ditawarkan ke para pecinta kukang. Kukang didapat dari seorang pemburu di luar Pulau Jawa dan saat ini sudah DPO," ujar Dedi.

‎Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 40 ayat 2 Jo Pasal 21 ayat 2 huruf a UU RI nomor 5 tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah nomor 7 tahun 1999 tentang Pengawetan jenis tumbuhan dan satwa.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved