Senin, 27 April 2026

Pilgub DKI Jakarta

Tak Mau Cuti Kampanye, Gerindra: Ahok Setiap Pagi Sudah Ditunggu Media

Partai Gerindra mengingatkan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk cuti selama masa kampanye Pilkada Jakarta.

Tayang:
Alsadad Rudi
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama usai mengadakan nonton film "Guru Bangsa : Tjokroaminoto" bersama dengan 100 pelajar SMP di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Jumat (7/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Gerindra mengingatkan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk cuti selama masa kampanye Pilkada Jakarta.

Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria mengungkapkan pasangan incumbent menggunakan kekuasaannya untuk kepentingan dirinya selama masa Pilkada.

"Incumbent punya pengaruh, anggaran, pasukan dan kesempatan promosi program pemerintah isinya lebih banyak foto calon," kata Riza Patria di kawasan Cikini, Jakarta, Minggu (9/10/2016).

Fakta itu yang membuat incumbent memiliki peluang besar terpilih kembali dalam Pilkada DKI Jakarta.

Riza Patria mengatakan alasan tersebut yang menjadi dasar mayoritas incumbent tak mau cuti kampanye.

Padahal, lanjut Riza Patria, incumbent yang tidak mau cuti akan memggunakan kewenangannya.

Ia menyebut staf dari PNS lebih banyak daripada tim sukses saat menyampaikan programnya.

"PNS gajinya dibayar negara. Ahok senang tidak cuti, melaksanakan program, setiap pagi ditunggu media, enggak perlu kumpulin media, dia melekat media dan terkampanyekan," kata Wakil Ketua Komisi II DPR itu.

Riza Patria lalu membandingkan UU Pilkada. Dimana, PNS, TNI dan anggota DPR yang maju di Pilkada DKI Jakarta harus mengundurkan diri dari jabatannya.

"Ahok harus memahami, dulu 2012, Ahok minta Fauzi Bowo cuti," imbuhnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved