Demo di Jakarta

Dinas Pendidikan DKI Ancam Akan Blokir KJP Pelajar yang Ikut Demo 4 November

Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengimbau seluruh pelajar di DKI Jakarta tidak ikut berdemo bersama beberapa ormas keagamaan, Jumat (4/11/2016).

Dinas Pendidikan DKI Ancam Akan Blokir KJP Pelajar yang Ikut Demo 4 November
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ribuan ormas Islam yang tergabung dalam berbagai elemen melakukan longmarch menuju Bareskrim Mabes Polri di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Jumat (14/10/2016). Dalam aksinya mereka menuntut pihak kepolisian memproses Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara hukum yang diduga melakukan penistaan agama. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTADinas Pendidikan DKI Jakarta mengimbau seluruh pelajar di DKI Jakarta tidak ikut berdemo bersama beberapa ormas keagamaan, Jumat (4/11/2016).

Kepala Sub Bagian Kerja Sama dan Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syahdar Nahdiyat mengatakan, pihaknya akan mengawasi para pelajar yang ikut berdemo.

"Hati-hati saja, kita akan mengawasi, jika ada pelajar ikut serta, Kartu Jakarta Pintar (KJP) akan diblokir," kata Syahdar kepada Warta Kota, Senin (31/10).

Tidak hanya mengawasi langsung pada 4 November, Syahdar mengatakan, Dinas Pendidikan juga memantau dari televisi.

Serta menerima pengaduan dari masyarakat jika ada pelajar sekolah yang akan ikut demo.

"Nanti akan kita kroscek ke sekolahnya, benar tidak anak ini murid sekolah yang bersangkutan," kata dia.

Selama 2016, kata Syahdar, Dinas Pendidikan DKI Jakarta, telah memblokir sebanyak 31 kartu KJP.

"Diblokir karena berbagai alasan, paling banyak siswa tawuran," kata dia.

Diketahui sejumlah Ormas Islam akan melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta.

Aksi tersebut menyuarakan penegakan hukum terhadap basuki Tjahaja Purnama yang diduga sudah melakukan penistaan agama.

(Acep Nazmudin)

Editor: Adi Suhendi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved