Pilgub DKI Jakarta

Aksi 4 November, Wiranto: Bubar Pukul 18.00, Jangan Sampai Dibubarkan

Bebas boleh tapi jangan ganggu kebebasan orang lain. Jangan sampai ada hal yang mencekam

Aksi 4 November, Wiranto: Bubar Pukul 18.00, Jangan Sampai Dibubarkan
Capture Youtube
Presiden Joko Widodo mengundang tiga organisasi Islam, yakni Majelis Ulama Indonesia, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah, ke Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/10/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menanggapi akan adanya aksi besar-besaran pada Jumat (4/11/2016) lusa, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto mengimbau kepada demonstran untuk menyelesaikan aspirasinya tepat pukul 18.00 WIB atau sebelum itu.

"Bubar pukul 18.00WIB, jangan sampai dibubarkan. Itu kata undang-undang," kata Wiranto di Kantornya, Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Dia mengimbau agar seluruh demonstran juga bisa tertib dalam menyampaikan aspirasinya tidak perlu membuat kegaduhan ataupun perusakan fasilitas umum.

"Bebas boleh tapi jangan ganggu kebebasan orang lain. Jangan sampai ada hal yang mencekam yang buat warga takut apalagi chaos, jangan sampai lah," ujarnya.

Ketertiban, kata Wiranto, sudah menjadi pembicaraan khusus saat pertemuan ormas Islam dengan pemerintah di Istana Negara pagi tadi.

"Para ulama tadi juga menyerukan agar kalaupun nanti ada demo tanggal 4 November yang digelar setelah salat Jumat, para ulama harap bisa digelar dengan damai, karena memang demo tak bisa dilarang itu merupakan satu hak untuk sampaikan pendapat di muka umum," katanya.

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved