Rabu, 8 April 2026

Pilgub DKI Jakarta

Ahok dan Djarot Imbau Warga Pakai Kacamata Kuda Saat Pemungutan Suara

"Pakai kacamata kuda. Supaya yang punya istri, tidak lirik kanan-kiri. Tidak usah nunggu sampai lebaran kuda,"

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di posko pemenangannya, Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat mengimbau pendukungnya menggunakan kacamata kuda saat pemungutan suara 15 Februari 2017.

Ahok mengimbau pendukungnya untuk tidak liburan pada saat hari pemungutan suara.

Ahok meminta pendukungnya untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Tanggal 15 harus ke TPS," ucap Ahok di posko pemenangannya, Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016).

Ahok meminta pendukungnya mengajak sanak keluarga, hingga rekan kerja untuk memilihnya dalam Pilkada.

Sebab, menurut Ahok, program kerja dan visi-misinya dengan Djarot sudah terbukti.

"Visi-misi kami jelas. Buat apa, saya akan, saya akan, akannya kapan? Kalau kami kan' sudah, sudah, sudah," katanya.

"Jadi mau pilih yang sudah atau akan? Pasang kacamata kuda, coblos yang tengah saja," tambah mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Hal yang sama disampaikan Djarot.

Dia mengatakan, agar warga Jakarta tak perlu melirik pasangan calon lain dalam Pilkada.

Djarot menyebut dirinya dan Ahok merupakan pelayan Jakarta.

"Pakai kacamata kuda. Supaya yang punya istri, tidak lirik kanan-kiri. Tidak usah nunggu sampai lebaran kuda," ujar Djarot.

Istilah lebaran kuda sempat digaungkan Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam Pilkada Jakarta nanti, pasangan Ahok-Djarot akan bersaing dengan Agus Harimurti Yudhoyono-Silviana Murni, serta Anies Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved