Breaking News:

Penangkapan Terduga Teroris

Mengejutkan! Terduga Teroris Rakit Bom Gunakan Tabung Gas 3 Kilogram

Di lokasi penggerebekan, petugas juga menemukan sejumlah paku. Paku tersebut akan dijadikan booster untuk ....

Tribunnews.com/Abdul Qodir
Tim Densus 88 dan Gegana Polda Metro Jaya telah menyelesaikan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah rumah kontrakan Kampung Curug RT/RW 002/01, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, pada Rabu (21/12/2016) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, SERPONG - Polisi menemukan dua tas dan lima kantong plastik berisi banyak material bahan peledak saat menggerebek kamar kontrakan terduga teroris Adam Noor Syam di Jalan Balai Desa atau Jalan Kencana V, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (21/12), dua hari lalu.

Seorang warga, Anugerah (30), mengungkapkan, sehari sebelumnya sempat melihat Adam dan dua temannya menunggu berjam-jam di bawah pohon pisang depan kamar kontrakan tersebut, sebelum membawa masuk dua tas dan kantong plastik.

"Dua temannya sempat nunggu duduk-duduk lebih dua jam di bawah pohon pisang ini. Setelah yang gemuk pakai jaket ojek online datang dan bawa kunci kontrakan, mereka bawa masuk dua tas dan limaan bungkus kantong plastik dilakban ke dalam kontrakannya. Saya enggak tahu isinya apa," ujar Anugerah di lokasi.

"Saya sempat nawarin untuk duduk di kursi di tempat saya, tapi mereka enggak mau. Mereka tetap di bawah pohon pisang. Saya enggak curiga karena mereka baru mau ngontrak," sambungnya.

Dari ruang tengah kontrakan Adam, ditemukan sejumlah cairan warna merah di dalam belasan botol kecil, serbuk diduga bahan peledak, puluhan lilitan kabel hingga mesin blender.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto memastikan, bom yang ditemukan di rumah kontrakan di Tangerang Selatan berjumlah enam rangkaian.

Sempat terdengar ada 12 ledakan di lokasi. Namun, hanya enam ledakan yang berasal dari bom.

"Itu di-disposal. Banyaknya ledakan karena semua dicoba, takutnya dikiranya bom, padahal bukan," ujar Rikwanto.

Rikwanto mengatakan, daya ledak bom tersebut rendah. Rangkaiannya juga tidak rumit.

Ada yang memakai tabung gas 3 kilogram, ada gas kalengan. Bahan-bahan yang digunakan untuk merangkai bom antara lain arang, belerang, dan bubuk hitam.

Halaman
123
Editor: Robertus Rimawan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved