Breaking News:

Pilgub DKI Jakarta

Cegah Kecurangan Duet Agus-Sylvi Luncurkan Aplikasi IT di Android

Aplikasi ini akan diluncurkan pada tanggal 21 Januari 2017 mendatang bersamaan agenda kampanye.

Capture Youtube
Sehari setelah debat, calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono, blusukan ke wilayah Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Guna mengantisipasi terjadinya kecurangan saat pilkada,pasangan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti-Sylviana Murni meluncurkan aplikasi berbasis IT yang bisa digunakan di smartphone berbasis android.

Aplikasi ini akan diluncurkan pada tanggal 21 Januari 2017 mendatang.

"Dalam rangka menjaga suara Agus-Sylvi dan untuk melawan kemungkinan kecurangan, maka Agus-Sylvi menyiapkan sebuah aplikasi berbasis IT bernama Jasa Agus-Sylvi(JAS),"ujar Jubir Agus-Sylvi, Imelda Sari dalam pesan singkatnya, Selasa(17/1/2017).

Menurut Imelda khusus relawan bisa didownload di https://www.jagaagussylvi.com/relawan-jas (ada pilihan kolom belasan relawan AHY-Sylvi yang terdaftar).

Sementara untuk para simpatisan, pendukung dan publik umumnya dapat mendownload di https://play.google.com/store/apps/details?id=app.jagaagussylvi.

Adapan tujuan sahabat relawan dan pendukung serta simpatisan dan seluruh warga DKI menggunakan aplikasi mulai dari hari ini kata Imelda agar bisa melaporkan praktik kecurangan sebelum pencoblosan dan saat pencoblosan, identitas akan dirahasiakan.

Kemudian, semua yang menginstal dan menggunakan aplikasi ini bisa membantu para saksi di TPS untuk sama-sama memfoto dan mengupload melalui aplikasi ini dalam rangka mencegah kecurangan sesudah pencoblosan.

"Akan menambah informasi hasil penghitungan suara berupa upload foto data C1 selain yang akan di lakukan 13 ribu saksi di dalam TPS dan ribuan saksi di luar TPS. Sekaligus menjadi data pembanding realtime data C1 yang diupload KPU pada websitenya yang akan diakomodasi dalam aplikasi informasi data itu,"ujar Imelda.
Keempat, lanjut Imelda jika relawan atau publik serta para saksi sudah mendownload maka bisa berinteraksi dan mengikuti arahan dari pusat komando interaktif yang sudah ditunjuk oleh pasangan calon dan ketua Tim Pemenangan.

"Semakin banyak publik dan relawan terlibat mencegah kecurangan dan melaporkan data C1, akan semakin menunjukkan adanya tingkat partisipasi aktif yang kongkret mendorong kemanangan AHY-Sylvi secara jurdil,"kata Imelda.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved