Breaking News:

Kalau Tidak Suka Kerja Wartawan, Jangan Dipukuli

"Adukan ke pimpinan media atau laporkan ke dewan pers, tapi jangan kemudian menganiaya wartawan yang sedang bertugas atau merusak peralatan wartawan,"

Tribun Medan/Array A Argus
Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak cara untuk mengkritik atau protes terhadap kinerja wartawan.

Ketua Dewan Pers, Yoseph Adi Prasetyo, mengatakan melakukan kekerasan bukanlah cara yang dibenarkan.

Pria yang akrab disapa Stanley tersebut menyebut masyarakat atau siapapun yang tidak terima dengan kinerja wartawan bisa melaporkannya.

"Adukan ke pimpinan media atau laporkan ke dewan pers, tapi jangan kemudian menganiaya wartawan yang sedang bertugas atau merusak peralatan wartawan," kata Stanley di Klub Eksekutif Persada Halim, Jakarta Timur, Rabu (12/4/2017),

Penganiayaan tersebut dialami jurnalis NetTV bernama Haritz Ardiansyah, Rabu (12/4/2017) dini hari, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Saat itu, korban sedang meliput banjir dan tiba-tiba ia disambangi seorang laki-laki yang langsung memukulnya.

Tak hanya itu, laki-laki tersebut juga meludahi sang jurnalis, lalu merampas kamera Haritz Ardiansyah, hingga kamera yang dipegang kamerawan tersebut rusak.

Sebelum pergi meninggalkan korban, pelaku sempat memukul mobil yang dikendarai sang jurnalis.

Stanely percaya tindakan penganiayaan tersebut adalah tindakan yang melanggar hukum.

Selain bisa dijerat pasal penganiayaan, pelaku juga bisa dijerat dengan pasal 18 ayat 1 Undang-Undang 40 tahuun 2009 tentang pers.

"Diancaman kurungan penjara dua tahun, atau denda lima ratus juta (rupiah)," ujarnya.

Ia berharap Polisi bisa segera mengungkap kasus tersebut, melacak pelaku penganiayaan tersebut dan menyeretnya ke muka hukum.

Stanley juga berharap pihak korban konsisten melanjutkan kasus tersebut dan tidak menempuh jalur penyelesaian secara kekeluargaan.

Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved