Breaking News:

Rogoh Kocek Sendiri hingga Rp 840 Juta untuk Kalijodo, Daeng Jamal tak Minta Ganti ke Pemprov DKI

"Setiap hari saya keluarkan sekitar Rp 6-7 juta untuk mereka. Satu orang dibayar antara Rp 75.000 sampai Rp 100.000," kata Daeng Jamal.

Tapi Daeng Jamal membantah itu.

"Saya tak kenal Daeng Azis," kata Daeng Jamal kepada Warta Kota di Kalijodo, Kamis (27/4/2017) siang.

Sejak bisnis gelap Kalijodo runtuh dan diubah menjadi RTH & RPTRA Kalijodo, Daeng Jamal kembali lagi.

Menempel dengan Sinarmas Land (pembangun RTH & RPTRA Kalijodo) tahun 2016, sejak saat itu dia dijadikan koordinator keamanan oleh Sinarmas Land.

Mengamankan pembangunan agar tak diganggu ormas dan pihak-pihak lain yang usil, Daeng Jamal sukses.

Tak ada satupun ormas bisa masuk ke sana.

Baca: Ancaman Premanisme Kuasai RPTRA Kalijodo

Tapi, sejak Januari 2017 lalu, Daeng Jamal mulai merogoh koceknya dalam-dalam untuk menalangi biaya operasional.

"Tadinya, sebelum pembangunan selesai, dana operasional pengamanan ditanggung oleh Sinarmas Land," kata Daeng Jamal.

Tapi, setelah pembangunan selesai Desember 2016 lalu, Daeng Jamal menanggung semuanya sendirian.

Halaman
1234
Editor: Sapto Nugroho
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved