Breaking News:

Tindakan Persekusi

Ancaman Kapolda Metro Terhadap Pelaku Persekusi

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan mengingatkan warga yang melakukan persekusi atau perburuan terhadap seseorang karena berbeda pendapat.

Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan mengingatkan warga yang melakukan persekusi atau perburuan terhadap seseorang karena berbeda pendapat.

"Persekusi tidak boleh dilakukan, persekusi adalah pemaksaan kehendak antara sekelompok orang dengan orang lain. Itu tidak boleh," ujar Iriawan di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/6/2017).

Iriawan menyoroti aksi persekusi yang dilakukan sekelompok organisasi masyarakat tertentu.

Terutama kasus seorang pemuda berinisial PMA (15).

Iriawan mengancam pelaku persekusi akan dijerat Pasal 333 KUHP tentang Perampasan Kemerdekaan Seseorang.

Bunyi pasal tersebut:

Barangsiapa dengan sengaja dan dengan melawan hukum merampas kemerdekaan seseorang, atau meneruskan perampasan kemerdekaan yang demikian, diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun.

"Membawa orang dari satu tempat ke tempat lain tidak boleh dipaksa, itu ada pidananya," ucapnya.

Pihak kepolisian, ucap Iriawan, berjanji akan menindaklanjuti setiap kasus persekusi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Halaman
12
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved