Pesta Gay

Soal Pesta 51 Gay di Harmoni, Djarot Berharap Warga Ikut Awasi Hal Mencurigakan

"Kita ini kan sebetulnya pengawasan paling efektif itu di warga sekitar situ, begitu izin itu diberikan, maka pengawasan ada pada mereka," ujar Djarot

Soal Pesta 51 Gay di Harmoni, Djarot Berharap Warga Ikut Awasi Hal Mencurigakan
Istimewa
Pasangan yang digrebek di Kampung Banteng, Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor (Ist) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menanggapi penggerebekan puluhan pria gay di T1 Spa di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (6/10/2017) lalu, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan pengawasan seharusnya dilakukan oleh warga sekitar lokasi itu.

"Kita ini kan sebetulnya pengawasan paling efektif itu di warga sekitar situ, begitu izin itu diberikan, maka pengawasan ada pada mereka," ujar Djarot, di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (10/10/2017).

Ia pun menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI biasanya melakukan pengawasan secara berkala terhadap tempat-tempat seperti itu.

"Biasanya ada pengawasan secara berkala setiap setahun sekali oleh Dinas pariwisata," kata Djarot.

Baca: Berkaca Kasus Spa Gay, Komnas HAM Ungkap Alasan Indonesia Tak Dapat Terapkan Pernikahan Sejenis

Mantan Wali Kota Blitar tersebut menuturkan saat Dinas Pariwisata mendatangi lokasi tersebut memang aktifitas dibuat seakan normal seperti biasanya.

Namun setelah pengawasan selesai dilakukan, beberapa hari kemudian biasanya kegiatan melenceng itu kembali dilakukan.

"(Biasanya) kalau ketika pengawasan masuk, mereka ya pura-pura seperti dengan izin, begitu pengawasan sudah selesai, dua tiga hari kembali lagi (seperti) aslinya," jelas Djarot.

Maka dari itu, Djarot kembali menegaskan bahwa untuk mencegah kembali terjadinya kasus tersebut, warga sekitar harus peduli dan mengawasi aktifitas yang ada di lokasi-lokasi yang menawarkan fasilitas layanan jasa seperti itu.

"Oleh sebab itu, pengawasan dari warga masyarakat menjadi bagian penting (agar kasus tersebut tidak terjadi lagi)," tegas Djarot.
 

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved