Breaking News:

Gubernur Baru Jakarta

Ahmad Dhani Sebut Banyak Pihak Kejang-kejang Setelah Pelantikan Anies-Sandi

"Apalagi yang aktif di grup WhatsApp politik ya. Wah, kelihatan sekali mereka itu kejang-kejang, kelojotan. Bahasanya seperti itu,"

TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Ahmad Dhani. 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Ahmad Dhani menilai, kata 'pribumi' dalam pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak salah.

Menurut kader Partai Gerindra tersebut, orang yang mempermasalahkan hal tersebut harus paham dulu, melanggar pasal berapa dan termasuk ke dalam KUHP atau ITE.

"Kalau saya ditanya apa pribumi itu ada, saya jawab ada. Liat aja kamus Bahasa Indonesia, cari kata pribumi, ada. Kalau di kamus nggak ada, ya nggak ada," ucap Dhani, di Bogor, Rabu (18/10/2017).

Baca: Lulung: Move On Dong, Ini Kan Gubenur Jakarta

Dhani menyebut, sehari setelah Anies-Sandi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, banyak pihak yang merasa kejang-kejang.

Dhani menyebutnya dengan istilah reaksi kejang-kejang.

"Apalagi yang aktif di grup WhatsApp politik ya. Wah, kelihatan sekali mereka itu kejang-kejang, kelojotan. Bahasanya seperti itu," kata Dhani.

Baca: Pesawat Milik Pemda Mimika Nyungsep di Parit Akibat Masalah Rem

Sebagai seorang pengamat politik baru, ia menganggap apa yang disampaikan Anies mengenai kata "pribumi" merupakan isu yang seksi.

"Menurut saya, mengangkat isu pribumi itu seksi, untuk bang Anies sebagai politisi yang diperhitungkan di 2019," tutur Dhani.

Baca: Heboh Ditemukan Mahluk Mirip Kucing Berkepala Manusia, Begini Penjalasan Polisi

Anies dilaporkan Jack Boyd Lapian dari Gerakan Pancasila didampingi sejumlah anggota Banteng Muda Indonesia pada Selasa (17/10/2017) malam.
Pelaporan tersebut atas tuduhan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis.

Penulis: Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi Bempah

Berita ini sudah dimuat di Kompas.com dengan judul: Ahmad Dhani Sebut Persoalan "Pribumi" sebagai Reaksi Kejang-kejang

Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved