Bertahun-tahun Tak Punya Pacar, Pria di Bekasi Sodomi 6 Anak, Mengaku Terinspirasi dari Film Porno

"Bertahun-tahun tersangka tidak memiliki pacar sehingga merasa dikucilkan dan nekat menyodomi anak laki-laki di kampungnya," kata Bobby.

Bertahun-tahun Tak Punya Pacar, Pria di Bekasi Sodomi 6 Anak, Mengaku Terinspirasi dari Film Porno
Tribun Medan/Array A Argus
AML, dan anaknya FAG saat membuat laporan ke Polrestabes Medan. FAG yang kini berusia 3 tahun disodomi oleh Iir dan keponakannya Sa, Kamis (23/2/2017). TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI -  Kepolisian Sektor Tambun menyatakan telah mengantongi motif aksi pencabulan terhadap enam anakyang dilakukan pemuda tuna wicara berinisial S (32) di Kampung Bulu, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Tambun Komisaris Bobby Kusumawardhana mengatakan, tersangka S nekat yang menyodomi enam anak laki-laki karena tidak pernah memiliki pacar.

"Bertahun-tahun tersangka tidak memiliki pacar sehingga merasa dikucilkan dan nekat menyodomi anak laki-laki di kampungnya," kata Komisaris Bobby Kusumawardhana, Kamis (19/10/2017).

Selain itu, kata Bobby, aksi pria yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir itu juga karena terinspirasi film porno.

Dia kerap menonton tayangan film porno melalui ponsel miliknya. "Karena (sering) nonton itu, maka dia menyalurkan hawa nafsu ke anak-anak," jelas Bobby.

Hal senada dikemukakan oleh penerjemah dari polisi, Etty Purwandi. Menurut Etty, tersangka S nekat menyodomi anak laki-laki karena merasa minder atas fisiknya yang kurang dibanding laki-laki lain.

"Dia merasa wajahnya jelek dan giginya ompong, sehingga tidak ada perempuan yang mau dengannya," kata Etty.

Sementara itu Kapolres Metropolitan Bekasi Komisaris Besar Asep Adisaputra menambahkan, modus yang digunakan tersangka ialah menjemput dan mengajak korban ke rumahnya untuk bermain gim yang ada dalam ponselnya.

Pada saat itulah, kata Asep, tersangka menunjukkan tayangan film porno yang ada di dalam ponselnya kemudian melampiaskan nafsunya.

"Jadi dia jemput anak-anak dulu. Saat (anak-anak berada) di (dalam) rumah, dia ngajak main dim di ponsel lalu menyodomi mereka," kata Asep.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved