Jumat, 29 Agustus 2025

Demo di Jakarta

Hidayat Nur Wahid: Memang Punya Ijazah Pakai Reuni? Ini Ujaran Kebencian

Ujaran seperti itu menurut Hidayat, tidak membantu keutuhan NKRI dan tidak menghargai Bhinneka Tunggal Ika.

Tribunnews.com / Rina Ayu
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat diwawancarai awak media di lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2017). 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA-- Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengakui banyak pihak yang menyebarkan kebencian terkait kegiatan reuni 212 di lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

"Ya, banyak juga yang menyebarkan kebencian di 212 dengan macam-macam, misalnya ini dianggap sebagai reuni, emang sekolahnya di mana?" ujar Hidayat Nur Wahid yang ditemui usai kegiatan reuni 212, Sabtu (2/12/2017).

Ia pun memaknai hal tersebut sebagai salah satu ujaran kebencian.

"Memang punya ijazah pakai reuni, pakai alumni, ini kan kebencian," tegas politikus PKS ini.

Baca: Hati-hati Melintas Puncak Bogor Saat Hujan, Banyak Pengendara Motor Terjatuh

Baca: Jokowi: Para Guru Hati-hati dan Bijak Gunakan Media Sosial

Ujaran seperti itu, menurut Hidayat, tidak membantu keutuhan NKRI dan tidak menghargai Bhinneka Tunggal Ika.

"Ini ungkapan-ungkapan yang menurut saya tidak membantu kita kuat ke NKRI, kuat menghargai bhinneka tunggal Ika. Kalau kita NKRI dan Bhinneka tunggal Ika jangan kayak ada gitu dong," ungkap Hidayat.

Ia menyebutkan gerakan 212 ini terbukti dijalani dengan aman, damai, dan tertib.

"Ya esensinya ini bukan gerakan yang baru di mulai, ini gerakan yang sudah terbukti di 212 di tahun lalu, aman, damai dan tertib," katanya.

"Jadi janganlah kalau kita ingin betul-betul menyebarkan kebencian, tidak melakukan hate speech, tidak melakukan hoax, jangan pula difitnah mereka yang melakukan gerakan seperti 212 ini," tambah Hidayat.

Ia pun menyampaikan pesan moral dari agenda yang dilakukan pada hari ini.

"Satu yang penting adalah untuk menjaga ukhuwah islamiah, kita penting menjaga keberadaan kita dalam negara Indonesia, kita penting untuk menjadi bagian solusi dari Indonesia yaitu masalah demokrasi, penegakan hukum, serta membantu korban bencana alam," kata Hidayat.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan