Demo di Jakarta
Tidak Hadiri Reuni Akbar Alumni 212, Sandiaga Mengaku Belum Dapat Restu Gerindra
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tidak menghadiri Reuni Akbar 212 di Monumen Nasional (Monas), Sabtu (2/12/2017).
Editor:
Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tidak menghadiri Reuni Akbar 212 di Monumen Nasional (Monas), Sabtu (2/12/2017).
Sandiaga mengungkapkan alasannya tidak mendapat restu dari partai politik tempatnya bernaung, Partai Gerindra.
"Tadi saya sampai terakhir belum dapat clearence dari Partai Gerindra. Selain itu juga kebagian tugas dari Pak Anies (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan)," ucap Sandiaga.
Baca: Gara-gara Mabuk, Pria Ini Tikam Teman Hingga Tewas
Baca: Jokowi Tak Hadir Reuni 212, Fahri: Kalau Dia Presiden Tidak Perlu Takut
Hari ini, Sandiaga memang menggantikan Anies untuk mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan venue Asean Games 2018 di Gelora Bung Karno.
Selain itu, Sandiaga tidak menjelaskan secara spesifik mengenai maksud clearance tersebut.
Apakah maksudnya adalah izin dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto?
"Clearance. Itu maksudnya restu," ucap Sandiaga.
Adapun Reuni Akbar Alumni 212 yang dimulai dengan shalat Subuh berjamaah ini sekaligus untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Beberapa politisi terlihat menghadiri acara ini, antara lain Fahri Hamzah, Fadli Zon, Amien Rais, dan Gubernur Anies.(SETYO ADI NUGROHO)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Terganjal Restu Gerindra, Sandiaga Tak Hadiri Reuni Akbar Alumni 212