Breaking News:

Marak Penjualan Parfum Palsu Lewat Situs Online, Warga Diimbau Waspada

Viktor menerangkan, terdapat ribuan botol dengan merek ternama yang dipasarkan oleh pelaku. Dijual seharga Rp 200 - 700 ribu per botol.

Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Polisi menggerebek pabrik parfum palsu di Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (7/2/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Parfum palsu dijual melalui situs jual-beli online.

Masyarakat diimbau untuk cermat dalam bertransaksi.

Polisi menggerebek pabrik parfum palsu di Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (7/2/2018).

Kasubdit Industri dan Perdagangan Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Iman Setiawan menerangkan, pemilik pabrik, yakni tersangka HO alias J (38) menjual parfum palsu melalui situs jual-beli online.

Situs-situs itu, cukup ternama

"Tersangka mengiming-imingi konsumen dengan parfum orisinal, tapi reject. Padahal palsu. Pemasarannya melalui online dan door to door," ujar Iman di lokasi, Rabu (7/2/2018).

Baca: Pabrik Parfum Palsu Beromzet Rp 36 Miliar Dibongkar Polisi

Iman menjelaskan, HO telah menjual parfum itu, kepada sekitar 5.000 konsumen.

Parfum tak memiliki izin edar.

Parfum mengandung alkohol, biang parfum, dan tinta warna.

Halaman
12
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved