Uji Coba Ganjil-Genap di Tol Tangerang, Kecepatan Kendaraan Meningkat

Ada tiga aturan yang diterapkan di ruas tol tersebut mulai dari aturan ganjil genap, pembatasan truk golongan III, IV dan V serta jalur khusus bus.

Uji Coba Ganjil-Genap di Tol Tangerang, Kecepatan Kendaraan Meningkat
WARTA KOTA/WARTA KOTA/Nur Ichsan
UJICOBA - Petugas kepolisian bersama petugas dari Dinas Perhubungan sedang melakukan sosialisasi ujicoba pengaturan nomer ganjil genap di ruas tol Tangerang 2, Senin (16/4/2018). Ujicoba ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan di dalam tol ini, karena itu petugas juga menyediakan kantong parkir di 4 lokasi. Gerbang Tol Tangerang 2,pada jam padat pukul 06.00 hingga pukul 09.00, dilalui 1631 kendaraan, sedang dalam sehari penuh bisa dilalui 27 ribu kendaraan. Meskipun sudah dilakukan sosialisasi beberapa waktu lalu, tetapi masih ada pengendara yang belum mengetahui peraturan ini. WARTA KOTA/Nur Ichsan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Paket Kebijakan untuk mengurangi kemacetan telah diuji coba di ruas tol Jakarta-Tangerang mulai 16 April 2018 lalu.

Ada tiga aturan yang diterapkan di ruas tol tersebut mulai dari aturan ganjil genap, pembatasan truk golongan III, IV dan V serta jalur khusus bus.

Hasilnya PT Jasa Marga (Persero) mencatat kecepatan kendaraan pada pukul 06.00 hingga 09.00 di segmen Kunciran-Kembangan mengalami peningkatan 35,04 persen dari sebelumnya 22,09 kilometer (km) per jam menjadi 29,83 km per jam.

AVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru menjelaskan dengan adanya peningkatan tersebut volume capacity atau kepadatan mengalami penurunan.

"Hal ini juga mempengaruhi penurunan V/C Ratio sekitar 32 persen pada segmen Kunciran-Meruya," ungkap Heru di Jakarta, Senin (23/4/2018).

Meski kepadatan menurun dan kecepatan meningkat namun jumah kendaraan yang melaju di ruas tol Jakarta- Tangerang tetap stabil.

Itu karena kendaraan yang biasa melalui Gerbang Tol Kunciran II dan Tangerang II berpindah ke Gerbang Tol Karawaci 2, GT Karawaci 4, dan GT Karang Tengah Barat 2.

"Empat gerbang tersebut menjadi rute peralihan selama tanggal 16-20 April 2018, yaitu sebanyak 42.494 kendaraan, yang meningkat sebesar 3,84 persen dari kondisi normal sebesar 40.922 kendaraan," tutur Heru.

Terkait dengan aturan jalur khusus hal itu dapat Jasa Matga mencatat jumlah bus yang melintas di LKAU hanya 31,6 persen dari total bus yang melintas di segmen Kunciran-Kembangan arah Jakarta.

Rencananya tiga kebijakan tersebut akan resmi diterapkan di Ruas Tol Tangerang mulai awal Mei 2018 mendatang.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved