Pembunuhan Sadis di Tangerang

Suami Pembunuh Istri dan Dua Anak Tirinya di Tangerang Divonis Hukuman 20 Tahun Penjara

Hakim Pengadilan Negeri Tangerang menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Muchtar Effendi.

Suami Pembunuh Istri dan Dua Anak Tirinya di Tangerang Divonis Hukuman 20 Tahun Penjara
TribunJakarta/Ega Alfreda
Terdakwa Muchtar Effendi (62) saat menjalankan sidang vonis di Ruang 4 Pengadilan Negeri Tangerang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Hakim Pengadilan Negeri Tangerang menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Muchtar Effendi.

Pria tersebut divonis karena terbukti bersalah membunuh istri dan kedua anak tirinya di Periuk, Tangerang.

"Menyatakan terdakwa terbukti melakukan perilaku tindak pidana dengan sengaja dan berencana terlebih dahulu sehingga merampas nyawa orang lain. Dua, menjatuhkan terdakwa dengan pidana 20 tahun," ujar Hakim Ketua, Gatot di Ruang 4 Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (25/7/2018).

Baca: Sejumlah Orang di Bandara Menjerit Histeris Lihat Warga Arab Saudi Meninggal Mendadak

Hal yang memberatkan Muchtar adalah perbuatannya tidak mencerminkan sikap sebagaimana layaknya suami dan ayah.

"Hal-hal yang meringankan karena, terdakwa tidak mempunyai catatan pidana dan sudah tua," kata Gatot.

Dalam kesempatan yang sama, seorang tim penguasa hukum Effendy, Cucu Rahmawaty masih mempertimbangkan apakah menerima vonis tersebut atau mengajukan banding.

Baca: Suami Pembunuh Istri dan Dua Anak Tirinya di Tangerang Akan Jalani Sidang Vonis Hari Ini

"Kita akan pikir-pikir dulu. Keputusannya sesuai dengan tuntutan, jadi kami berikan keputusan untuk pikir lagi. Karena sebagai terdakwa dia sudah tua dan sudah tidak kuat lagi dengan umurnya," ujar Cucu.

Ia pun menjelaskan bahwa tim penasihat hukum masih merasa keberatan karena dalam vonis kliennya dianggap melakukan pembunuhan dengan berencana.

Sebagaimana dituliskan dalam Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Baca: Wilayah Genuk Dipastikan Segera Bebas Banjir dan Rob

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved