Tukang Sate di Bekasi Kesulitan Beraktivitas akibat Luka Parah di Kakinya Akibat Dibegal

"Kemarin si udah balik ke rumah sakit untuk buka jahitan, tapi masih belum bisa jualan lagi, soalnya masih belum pulih banget," kata Yusron

Tukang Sate di Bekasi Kesulitan Beraktivitas akibat Luka Parah di Kakinya Akibat Dibegal
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Ahmad Yusron, korban begal di Bekasi yang kakinya terluka 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Ahmad Yusron (19), pedagang sate yang menjadi korban begal di Jalan Bintara 17, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi belum bisa beraktivitas hingga kini.

Yusron sampai saat ini masih harus menjalani rawat jalan sehingga belum kembali berjualan sate.

Baca: Tiga Perampok Todong Pistol ke Pemilik Restoran Seafood di Jatinegara, Gasak uang Rp 2 Juta

"Kemarin si udah balik ke rumah sakit untuk buka jahitan, tapi masih belum bisa jualan lagi, soalnya masih belum pulih banget," kata Yusron kepada TribunJakarta.com, Kamis (16/8/2018).

Yusron mengatakan luka paling parah ada pada bagian lutut sebelah kiri.

Sebelumnya pada bagian tersebut ia sempat kesulitan menggerakkan kakinya namun sejauh ini mulai berangsur pulih.

"Jahitannya si udah dibuka, Alhamdulillah udah agak bisa digerakkan, tapi kalau dibawa jalan masih sulit," kata Yusron.

Sebelumnya, Ahmad Yusron seorang penjual sate dan seorang rekannya bernama Saiful diserang sekelompok pemuda.

Awalnya Yusron dan Saiful tengah duduk-duduk di sebuah Warteg di Jalan Bintara 17, usai berjualan sate.

Ketik pukul 03.00 WIB, sekelompok pemuda menggunakan tiga sepeda motor datang menghampiri korban.

Dua orang yang dibonceng lalu mendekat dan mengancam korban untuk menyerahkan telepon genggam.

Halaman
12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved