Selasa, 19 Mei 2026

BMP Ajak Warga Senam Sehat Usai Belanjakan Uang Rp 100 Ribu di Pasar Pondok Labu

Senam diyakini mampu memperbaiki fungsi eksekutif otak sebagai salah satu fungsi kognisi tertinggi manusia.

Tayang:
HandOut/Istimewa
Komunitas dari ibu-ibu yang menamakan diri Bunda Merah Putih (BMP) di Pasar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (09/09/2018) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komunitas dari ibu-ibu yang menamakan diri Bunda Merah Putih (BMP) mengajak masyarakat ikut bergoyang Senam Sehat "Goyang Dayung Jokowi" di Pasar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (09/09/2018) pagi. 

Kegiatan itu dilakukan usai berbelanja dan beraudiensi dengan para pedagang, pembeli, hingga juru parkir di pasar tersebut.

Senam diyakini mampu memperbaiki fungsi eksekutif otak sebagai salah satu fungsi kognisi tertinggi manusia.

BMP berpandangan, perkara membiasakan olahraga memang tidaklah mudah, apalagi mayoritas masyarakat memiliki kegiatan serta kesibukan yang padat.

Apalagi, sudah banyak penelitian yang mengungkapkan olahraga yang teratur terbukti bermanfaat bagi tubuh karena dapat memperlancar sistem peredaran darah, menghalau perkembangan virus penginfeksi penyakit, hingga menurunkan risiko terkena obesitas.

Karena itu, BMP menyarankan Senam Sehat "Goyang Dayung Jokowi", yang lebih ringan, namun tetap optimal dalam menjaga kebugaran.

Pada kegiatan sebelum senam itu dilakukan, BMP juga menyempatkan diri berbelanja dengan nominal uang Rp 100 ribu.

Dari kegiatan berbelanja itu, BMP menyimpulkan menguatnya nilai tukar dollar AS terhadap rupiah, tidak lantas berdampak serius terhadap kondisi ekonomi khususnya harga-haraga bahan pokok di pasaran.

Simak Video Aktivitas BMP Berbelanja dan Senam dalam tautan Ini.

Disebutkan, harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional yang ternyata masih stabil. Harga komoditas sembako seperti beras, minyak goreng, gula pasir, garam, telur, dan daging tidak mengalami kenaikan harga.

"Setiap bunda berbelanja untuk berbagai menu yang akan dimasak di rumah. Sangat banyak belanjaan yang kami dapatkan dengan uang 100 ribu per orang sudah bisa mendapatkan beras, minyak goreng, ayam/daging/ikan, sayur, bumbu-bumbu dapur, tahu, tempe dan telur, bahkan juga masih ada kembalinya. Kami sangat bersyukur sebab ini membuktikan ekonomi kita masih membaik," ujar Ketua Umum BMP, Angela Brigita, dalam keterangannya, Minggu.

Kegiatan berbelanja dengan uang nominal Rp 100 ribu itu sekaligus upaya BMP dalam menepis cerita yang jadi viral di media sosial kalau uang Rp100 ribu hanya dapat dipakai untuk berbelanja bawang dan cabai.

"Harga cabai sudah kami buktikan per Kg 40 ribu, daun bawang untuk konsumsi dua minggu hanya 20 ribu, total 60 ribu. Ini semua lebih dari cukup untuk konsumsi rumah tangga beberapa minggu. Kalau 100 ribu dimanfaatkan hanya untuk membeli cabai dan daun bawang, saya curiga mungkin pembelinya sedang buka restoran," terang Pembina BMP, Triana Dewi Seroja.

"Tidak semua masyarakat mengeluh, banyak yang tetap positif dan optimis serta terus berusaha dan bekerja nyata tanpa membesar-besarkan masalah dan cenderung hoax," sambungnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved