Breaking News:

Akhiri Uji Coba, Program OK Otrip Resmi Jadi Primadona Baru Transportasi Ibu Kota

"Ini menunjukkan bahwa terobosan integrasi angkutan massal memberikan hasil yang positif," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018)

Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah 8 bulan uji coba, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya resmi berlakukan program OK Otrip (One Karcis One trip) di Ibu kota.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT TransJakarta bersama 11 Operator angkutan bus kecil.

Baca: Wiranto Sebut Pengungsi Gempa Palu-Donggala 59.450, Tersebar di 109 Lokasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, selama dilakukan uji coba pertengahan Januari hingga September 2018, telah terjual lebih dari 82.000 kartu OK Otrip.

Sebanyak 483 unit angkutan umum yang melayani 21 rute juga tercatat sudah mengangkut 68.000 ribu penumpang perharinya.

"Ini menunjukkan bahwa terobosan integrasi angkutan massal memberikan hasil yang positif," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).

Seperti diketahui sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan perpanjangan uji coba program OK Otrip hingga tiga kali.

Perpanjangan uji coba dilakukan karena penandatanganan nota kesepahaman antara PT TransJakarta selaku penyelenggara OK Otrip dengan operator belum dapat terwujud.

Pemprov DKI awalnya menarget uji coba OK Otrip berlangsung tiga bulan, mulai 15 Januari hingga 15 April 2018. Uji coba kemudian ditambah sampai tanggal 15 Juli 2018.

Perpanjangan uji coba kembali dilakukan hingga 30 September karena persoalan penetapan tarif rupiah per kilometer yang masih belum menemui kesepakatan. Selain itu proses penunjukan operator juga masih berlangsung saat itu.

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved